Disdik Sumenep Akui Data Siswa PAUD dan RA Rawan Ganda

(FOTO: KM/MOH RAZIN) ANTISIPASI: Agar tidak lagi ada data ganda maka sekolah ditekan untu input NIK siswa.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Validasi data kependidikan di Sumenep masih diragukan. Hal itu terbukti adanya dugaan data ganda yang ditemukan di salah satu kepulauan. Di mana data siswa sekolah raudhatul athfal (RA) sebagian sama dengan data di sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD).

Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Lisa Bertha Soetedjo mengatakan, saat melakukan kunjungan ke sejumlah daerah terdapat di salah satu sekolah antara RA dan PAUD gedungnya berdekatan. Kondisi tersebut sangat rawan untuk data kependidikan di dua lembaga pendidikan tersebut. Bahkan kurang ideal ideal mengingat lembaga pendidikan itu setara atau sederajat.

“Tentu jika sudah seperti itu maka ada data-data ganda yang masuk PAUD juga masuk di RA, maka hal ini yang harus menjadi hal yang harus dibenahi,” kata dia. Senin (14/2/2022).

Bacaan Lainnya

Sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya data ganda di sekolah. Pihak Disdik Sumenep sudah menekankan agar sekolah menginput nomor induk kependudukan (NIK) siswa di data pokok pendidikan (dapodik).

“Selama ini di NIK-nya sifatnya masih boleh tidak diisi, namun sekarang NIK itu wajib diisi, karena itu kunci agar tak terjadi data ganda,” imbunhya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Sumenep Mohammad Shadik juga menekan, agar sekolah dalam proses input data siswa harus menggunakan aplikasi yang sudah disediakan. Bahkan dalam pengisian data juga sudah tercantum kolom NIK.

“Kita ada aplikasi emis, di sana juga bakal menjadi perhatian serius sehingga persepsi data ganda itu tidak terdengar lagi,” tukasnya.

Reporter Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.