Disdikbud Launching Gerakan Pamekasan Menulis

Pendidikan7 Dilihat

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN — Demi mendorong munculnya penulis baru dari unsur pendidik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan melaunching gerakan pamekasan menulis. Kegiatan tersebut, juga sebagai upaya dalam mengakselerasikan menuju kabupaten literasi terselenggara di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumedangan 2 Pademawu, Rabu (9/11/2022).

Hadir Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Prama Jaya, Ketua Dewan Pendidikan (DP) Sahibuddin. Secara umum, menulis bagian dari cara dalam menyongsong kabupaten literasi yang ditargetkan tahun 2023 mendatang. Sedikitnya, terdapat 122 buku berhasil diterbitkan oleh para pendidik jenjang SD.

“Jadi pada tahun 2021 sudah ada 80 buku, sekarang ada 42 buku yang launching, guru ini tidak sekedar dituntut untuk mentransfer ilmu pengetahuan melalui proses pembelajaran, tetapi juga dituntut pemimpin pembelajaran, karenanya tidak boleh mati, mereka harus tetap hidup walaupun jasadnya tidak ada, sehingga ilmunya harus berjalan, harus ada buku yang dibaca oleh sepanjang masa,” ujar Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini.

Baca Juga :  KPS Aktif Kampanyekan Seni Rupa, Pernah Gelar Pameran di Hutan Hingga Jalan Kaki ke Sumenep

Pihaknya mengaku, secara umum tidak ada persiapan khusus. Sebab proses pembuatan buku mengalir sepanjang tahun. Namun hanya difasilitasi dengan adanya pelatihan menulis buku. Sehingga hasil berupa cetakan buku merupakan sebuah usaha yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Jadi penetapan Pamekasan sebagai kabupaten literasi itu tidak hanya memulai, tetapi sudah berjalan, kami mulai dengan fakta dan kerja nyata,” tuturnya.

Dengan demikian, tahapan menuju kabupaten literasi akan mudah tercapai. Sebab berbagai indikator sudah mulai terpenuhi, seperti budaya baca yang terus meningkat dan budaya menulis buku. Hanya saja, butuh kolaborasi lintas sektoral untuk terus berpacu memasifkan gerakan literasi daerah.

“Pendidikan itu harus berkualitas, karena berpengaruh pada SDM yang berkualitas, maka akan berdampak pada akselerasi pembangunan, pembangunan itu lebih cepat dari biasa, karena SDM-nya mendukung,” tegasnya. (*)

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *