Disdikbud Sumenep Uji Pengetahuan Agama dan Umum Siswa SD melalui ISCo

Uncategorized13 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Guna meningkatkan semangat dan branding baru untuk dunia pendidikan di Sumenep, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep menggelar kegiatan bertajuk Intelligent Students Competition (ISCo). Kegiatan itu menjadi wadah untuk mengukur kemampuan siswa baik pengetahuan agama dan umum.

ISCo kali ini merupakan agenda tahunan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2020. Tahun ini digelar sejak awal tahun untuk proses seleksinya di tingkat kecamatan.

Sementara materi yang dilombakan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS untuk materi umum, termasuk beberapa materi lainnya. Sedangkan untuk materi agama di antaranya Fiqih, Al-Quran Hadist, Akidah Akhlak dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).

Kepala Seksi (Kasi) Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Dasar (SD) Disdik Sumenep Ahmad Rasul Haris menjelaskan, kegiatan itu sebagai tolok ukur kemampuan siswa di tingkat SD. Sebab, kegiatan itu selain sebagai inovasi memadukan kompetisi antra pengetahuan agama dan umum.

Baca Juga :  Bank BPRS Sumenep Sukses Gelar MHQ

“Itu wadah untuk membuktikan bahwa sekolah di Sumenep ini mempunyai skill atau pengetahuan yang mumpuni dan bisa diandalkan,” kata pria asal Desa Karangduwak itu, Selasa (15/11/2022).

Kegiatan itu juga sebagai bentuk evaluasi bersama untuk capaian pembelajaran di masing-masing sekolah. Baik guru sampai pengawasanya, agar berloma-lomba menjadi yang terbaik di Kota Keris ini. Dapat bersaing secara sehat bagaimna menunjukkan kapasitas sekolahnya.

“Makanya seleksinya diperketat sejak di kompetisi sejak di tingkat kecamatan. Ada sekitar 37 perwakilan dari masing-masing kecamatan itu,” imbuhnya.

Sehingga, bagi peserta yang lolos itu menjalankan kompetisi lagi di tingkat kabupaten. Jika sudah menang, maka akan berkompetisi di tingkat Jawa Timur (Jatim). Sebab siswa atau regu itu sudah dianggap mampu di tingkat Sumenep.

“Ternyata sangat luar biasa para peserta itu, kami saja salut, tidak menyangka bakal bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kami soalkan itu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Raih Penghargaan Realiasi SHAT Terbanyak

Hasil kompetisi tersebut, predikat sekolah terbaik berhasil diraih SDN Cangkreng 1 sebagai juara 1, SDN Bataal Barat sebagai juara 2, SDN Jambuir 1 di juara 3 dan SDN Lalangon 1 di peringkat keempat.

Sementara itu, Layyinatul Mukarromah, guru pendamping siswa peserta ISCo dari SDN Cangkreng 1 Lenteng, mengatakan bahwa sejak awal memang ketat dalam melakukan seleksi di internal sekolah.

Terdapat beberapa penilaian yang dilakukan, di antaranya kecerdasan siswa. Tolok ukurnya adalah nilai dan keaktifan siswa dalam memahami setiap mata pelajaran yang diberikan.

Usai menyeleksi untuk diikutsertakan di ISCo, siswa diberikan pendampingan secara intensif dan memberikan try out atau uji coba pengayaan materi dan soal yang akan diujikan, guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam kompetisi tersebut.

Guru-guru pendamping tersebut ditunjuk secara khusus. Pihak sekolah juga tidak lupa mendukung siswa yang sedang berkompetisi.

“Memang menunjuk guru-guru khusus untuk mendampingi dan melakukan try out soal-soal ujian dan menunjuk guru-guru khusus untuk melakukan pembinaan dan pemantapan mental siswa di saat pelaksanaan ISCo,” paparnya.

Baca Juga :  Program Internet Gratis Hanya Berjalan Setahun, DPMD Sampang Dinilai Tidak Serius

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *