oleh

Dishub Bangkalan Biarkan 39 PJU Mati

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Keberadaan penerang jalan umum (PJU) di beberapa lokasi yang ada di Kota Bangkalan dinilai tidak maksimal. Selain banyak yang mati juga kurang terawat. Sehingga kondisi itu membuat pemuda yang tergabung dalam Indonesia Eot Congres (IEC) mengadukan hal tersebut ke Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (6/10/2020).

Dalam tuntutannya itu, ada 39 PJU yang tersebar di kawasan kota dibiarkan mati. Pihak legislatif diminta  bisa melihat kondisi langsung penerang jalan yang tidak dirawat.

“Di daerah Martadjasah setidaknya ada 5 PJU yang mati. Padahal itu adalah jalan menuju pariwisata religi di Bangkalan,” ucap Ketua IEC Hasbi Abdul Malik.

Dia mendesak, agar legislatif bisa menekan Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan untuk bisa memperbaiki dan merawat PJU yang sudah mati. Terlebih katanya, itu merupakan fasilitas untuk masyarakat. Dia mengkhawatirkan, jika PJU itu tidak dihidupkan sebagai penerang jalan bisa terjadi kecelakaan.

“Kalau di daerah Kecamatan Kota itu ada di Maljah, Desa Keramat, Bancaran yakni Pasar Bancaran dan ke arah Arosbaya,” ungkapnya.

Dia juga mengaku, survei itu telah dilakukannya sejak tahun 2019 lalu. Bahkan, dia menuding PJU itu sudah tidak dihidupkan sekitar satu tahun lalu. Pengaduan ia ke dewan, karena sebelumnya telah melakukan pengaduan kepada pihak Dishub akan tetapitidak ada jawaban maupun respon.

“Kami sudah adukan melalui media sosial atau berkirim surat, tapi tidak ada jawaban,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Ha’i menyampaikan, bahwa untuk anggaran perawatan PJU terpangkas yang digunakan sebagai penanganan Covid-19. Totalnya saat ini yang diketahui sebesar Rp90 juta.

“Anggaran itu berjalan mulai bulan-bulan ini di perubahan anggaran keuangan (PAK),” terangnya.

Ha’i menuturkan, selama ini yang dia ketahui bahwa Dishub  sudah berusaha menangani perbaikan PJU. namun karena keterbatasan anggaran, banyak yang tidak tertangani.

“Mereka baru bisa kerja dengan maksimal setelah PAK ini. Tapi mereka apa cukup bisa melakukan perawatan PJU se-Bangkalan dengan dana segitu,” pungkasnya.

Diketahui, di Bangkalan sendiri berdasarkan catatan Dishub Bangkalan setidaknya ada 3000 PJU titik lampu. Untuk anggaran sebelum adanya refocusing sebesar Rp300 juta. (ina/mam)

Komentar

News Feed