Dishub Bangkalan Minta Jukir Taat Komitmen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERTUGAS: Juru parkir saat melayani pengendara di depan pasar Kamal, Bangkalan, kemarin.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN, KAMAL – Juru parkir tanpa izin masih terus beroperasi, hal tersebut masih dijumpai di beberapa lahan parkir dan sekitar pasar tradisional di Bangkalan. Bahkan Dinas Perhubungan (Dishub) mengaku sudah melakukan pembinaan dan memberikan perjanjian serta komitmen agar juru parkir tidak beroperasi di luar komitmen yang sudah dibentuk. Salah satunya jukir harus membantu mengamankan jalan dan tidak menimbulkan kemacetan.

Salah satu Juru Parkir Pasar Kamal Abdur Rohim mengaku sudah mendapatkan rekomendasi izin parkir dari Dishub Bangkalan. Tetapi dirinya harus membantu dan tertib membuka lahan parkir tidak pada ruas jalan.

Bacaan Lainnya

”Saya setujui persyaratan yang mereka ajukan, sehingga sebisa mungkin tidak mengganggu arus lalu lintas,” sebutnya.

Sedangkan salah satu pengunjung pasar Badrut Tamam mengaku kesal, lantaran ruas jalan di depan Pasar Kamal kerap kali macet. Sebab, selain ruas jalan yang kecil, mobil angkutan yang berhenti sembarangan, dan juga masih ada lahan parkir yang ada di pinggir jalan. Sehingga jalan terlihat semakin sempit.

”Setiap pagi di depan pasar itu selalu macet, karena lahan parkirnya kadang masih menggunakan jalan umum,” ungkapnya.

Kepala Tata usaha (TU) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perhubungan Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Irfan Hidayat menyampaikan, bahwa juru parkir ilegal atau tak memiliki izin di Bangkalan terus berkurang. Sebab, sudah dilakukan pembinaan dan perjanjian. Agar para jukir tidak mengganggu jalan umum. Bahkan membantu melerai kemacetan. ”Kami sudah bina satu persatu. Karena kami tidak ingin memberhentikan mereka, tapi lebih pada membinanya,” ulasnya.

Kata Irfan, juru parkir di sekitar pasar tradisional memang sebelumnya tidak memiliki izin. Salah satunya di depan Pasar Kamal. Tetapi setelah dilakukan pembinaan pada akhir tahun 2020 lalu, pihaknya sudah melakukan perjanjian agar mereka bisa membantu melerai kemacetan di jalan dan tidak menggunakan jalan umum sebagai lahan parkirnya. ”Karena mereka bersedia kami berikan izinnya, tapi akan terus kami pantau, sejauh ini kami rasa mereka sudah tertib,” pungkasnya. (km59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *