Dishub Bangkalan: Segera Laporkan Pungli Parkir

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERJEJER:Seorang juru parkir (jukir) di Bangkalan mengatur sejumlah kendaraan roda dua di pinggir jalan.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Praktik penarikan tarif parkir untuk kendaraan yang sudah memiliki label parkir berlangganan mulai menjadi pantauan khusus Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan. Bahkan akan melaporkan pelaku ke pihak berwenang, jika diketahui melakukan praktik tersebut.

Sebab sudah jelas, melanggar hukum dengan ancaman pidana. Selain itu, kebijakan  yang sudah disepakati dengan pimpinan harus ditaati. Sehingga dalam perealisasiannya di lapangan, tidak menemukan kejanggalan. Selain itu, warga harus proaktif jika menemukan kejanggalan di lapangan.

Bacaan Lainnya

“Segera laporkan, karena jika dibiarkan bisa jadi praktik pungutan liar (pungli) ini bisa meluas. Bahkan akan menjadi masalah baru, jadi mohon dilaporkan jika memang ada bukti kejanggalan di lapangan,” ujar Sekretaris Dishub Bangkalan Ahmad Siddiq, Senin (8/11/2021).

Pihaknya mengkhawatirkan, petugas parkir yang melakukan pungli bukan petugas binaannya, melainkan ada oknum yang mengaku juru parkir (jukir) binaan Dishub. Sebab jukir binaannya sudah mendapatkan upah setiap bulan. Sehingga tidak diperbolehkan meminta tarif kepada pengendara yang kendaraannya sudah memiliki stiker parkir berlangganan.

“Kalau tidak ada bukti bahwa itu binaan kami, laporkan saja. Karena setahu kami, jukir binaan kami ini sudah mendapatkan upah setiap bulannya,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Bangkalan Moh Hotib menginginkan agar permasalahan parkir di daerah yang identik dengan slogan Kota Salak segera dituntaskan. Bila perlu, sebelum akhir 2021 persoalan tersebut sudah selesai. Sehingga pada tahun 2022 sudah tidak ada lagi permasalahan yang sama.

“Mari bicarakan bersama, Dishub juga harus bergerak menjadi inisiatornya, agar kedepan permasalahan parkir dan pungli ini harus benar-benar diperhatikan. Sehingga perlu ada solusi yang bisa menangani masalah ini. Kalau hanya saling memunculkan masalah, ini sulit rasanya diselesaikan, mari bertemu,” sarannya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *