Dishub Sampang Akui Sulit Pantau Pendatang Lewat Pelabuhan Tikus

  • Whatsapp
(KM/SUBHAN) HARUS DIOPTIMALKAN: Dishub Sampang menyebut upaya pengawasan menyambut datangnya pemudik terus ditingkatkan, utamanya di pelabuhan.

Kabarmadura.id/Sampang-Untuk mengantisipasi adanya pemudik dari berbagai daerah dan pekerja migran Indonesia (PMI) di tengah pandemi Covid-19, Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang dituntut terus meningkatkan upaya pengawasan, utamanya di akses masuk ke Kota Bahari, baik melalui jalur darat maupun laut.

Kepala Dishub Sampang Aji Waluyo yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Chotibul Umam mengatakan, upaya penjagaan dan pengawasan di berbagai titik pintu masuk ke Kota Bahari, khususnya jalur darat bagian arah barat, saat ini hanya ada satu posko Covid-19 di Kecamatan Jrengik.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, untuk pintu masuk yang memiliki tingkat kerawanan dan sulit terpantau, yakni jalur laut di pelabuhan, khusunya pelabuhan tikus. Sebab untuk wilayah Madura pelabuhan tikus tergolong sangat banyak dan sulit terpantau. Pihaknya mengaku khawatir adanya masyarakat yang lewat pelabuhan tikus sehingga tidak terditeksi dan terpantau.

“Beberapa hari yang lalu kami menerima laporan ada PMI yang pulang melalui pelabuhan tikus, sehingga tidak terpantau, seperti pelabuhan di Pemekasan dan Sumenep karena sangat banyak sebarannya, kalau di Sampang sendiri pelabuhan Tanglok hanya skala lokal, sedangkan di Taddan sampai saat ini belum beroperasi maksimal,” ungkap Chotib, Rabu (8/4/2020).

Dirinya menegaskan, untuk wilayah Kabupaten Sampang, semua pintu masuk, baik melalui jalur darat dan laut sudah diantisipasi maksimal. Namun, untuk PMI asal Sampang yang datang biasanya melalui pelabuhan di Kabupaten Sumenep dan Pemekasan, makanya upaya pengawasan di pelabuhan itu harus terus ditingkatkan.

“Sebenarnya, jalur masuk yang sangat perlu diantisipasi lebih ini, yakni melalui jalur laut, khusunya pelabuhan tikus, kalau di Sampang untuk pelabuhan Tanglok sudah ada posko dan sudah diantisipasi,” terangnya. (sub/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *