oleh

Dishub Sampang Enggan Tindak Tegas MPU Plat Hitam

Kabarmadura.id/Sampang-Mobil angkutan umum (MPU) plat hitam di Kabupaten Sampang kian meresahkan. Meski sudah ada larangan keras namun keberadaan angkutan  ilegal itu mulai terang-terangan menaikkan penumpang di sejumlah titik jalan. Sementara Dinas Perhubungan (Dishub)  Sampang enggan memberikan tindakan tegas terhadap angkutan umum tersebut.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sampang Yulis Juwaidi mengatakan, saat ini pihaknya tidak bisa memberikan tindakan tegas untuk mengatasi permasalahan angkutan plat nomor hitam. Sebab keberadaan MPU menurutnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Bahkan dirinya mengaku sudah sering melakukan sosialisasi dan pembinaan dengan mengumpulkan para supir angkutan tersebut. Dengan tujuan untuk memberikan pemahaman bahwa kegiatan yang dilakukannya menyalahi aturan.

“Kita sudah mengumpulkan mereka semua dan diberi pengarahan, tetapi tetap ada yang kurang memperhatikan,” ungkapnya, Minggu (20/9/2020).

Selain itu, agar para supir tersebut melakukan perubahan, pihaknya sudah menawarkan keringanan biaya apabila mereka berkehendak untuk merubah plat hitam ke plat kuning. Namun, inisiatif itu terkesan tidak dihiraukan. Sebab, kebanyakan dari mereka tidak menginginkannya, karena jika diubah ke plat kuning maka kepemilikannya atas nama koperasi.

“Sekarang plat kuning hanya tersisa dua saja, itu pun kondisinya sudah tua. Mereka tidak mau merubah karena nantinya akan atas nama koperasi,’’ tuturnya.

Sementara itu, Alimuddin sebagai sopir MPU menuturkan, pihaknya tidak melakukan pengurusan perubahan plat itu karena  kondisi sekitar yang  mayoritas pemilik angkutan memakai berplat hitam. Jadi, pihaknya sebagai orang baru hanya ikut-ikutan.

Adapun saat ditanya sejak kapan menjadi sopir taksi pihaknya mengaku masih baru, yakni sekitar tahun 2016, dan itupun tidak setiap hari, hanya saja saat hari pasaran.

“Saya masih baru disini mas, dan mayoritas mobil-mobil angkutan disini itu plat hitam,” singkatnya (mal/mam).

Komentar

News Feed