oleh

Dishub Sumenep Sebut Anggaran Pemeliharaan PJU Bertahap

KABARMADURA.ID, Sumenep– Daerah kepulaun dan sebagian daratan belum sepenuhnya tersentuh pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU). Kondisi tersebut dibuktikan dengan banyaknya  PJU yang tidak diperbaiki. Padahal penerangan jalan sangat penting untuk diperbaiki, sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat, utamanya jalan provinsi.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmad Zainur Rakhman mengaku, banyak PJU yang masih tidak dilakukan pemeliharaan. Misalnya, di daerah kepulauan dan di daerah Prenduan Kecamatan Pragaan.  “Ini menghambat dan membuat masyarakat resah, karena salah satu fungsi penerangan untuk menjaga keselamatan masyarakat yang melintas,” keluhnya, Kamis (22/10/2020).

Dia menjelaskan, Anggaran pemeliharaan PJU pasti ada pada dinas terkait. Namun, selama ini terkesan tidak digunakan. Oleh karena itu dinas terkait harus bertanggung jawab adanya pemeliharaan yang saat ini masih lemah. “kalau tidak salah kurang lebih 30 PJU masih belum diperbaiki utamanya yang paling banyak di daerah kepulauan,” paparnya.

Dirinya sangat menyayangkan, anggaran yang sudah ada tidak dimaksimalkan dengan baik. Sehingga, ketersediaannya terbengkalai. Pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan terus mengevaluasi kinerja dinas terkait.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Kerja Dishub Sumenep, Edy Purwanto mengatakan, setiap PJU yang belum dilakukan itu lumrah. Sebab, perbaikan semuanya dilakukan secara bertahap. Misalnya di daerah Saronggi yang saat ini rusak dan sudah dilakukan perbaikan.

“Anggaran pemeliharaan Rp332.202.250 nantinya akan habis dengan pemeliharaan secara bertahap,” responnya.

Selain di Saronggi, dia menyebutkan di Kecamatan Batang-Batang, Gapura yang ada di daerah daratan. Untuk daerah kepulauan masih juga bertahap disesuaikan dengan kondisi dan anggaran yang ada.  “Kalau masih belum diperbaiki itu berarti masih proses,” tuturnya. (imd/ito)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed