Disibukkan Pemeriksaan Kejari, Bupati Bangkalan Rancang Perombakan Direksi PD Sumber Daya

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M) PENYEGARAN: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memimpin rapat yang membahas perubahan struktur manajemen BUMD Sumberdaya, Selasa (29/6/2021).

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Kendati dirombak, struktur manajemen Perusahaan Daerah (PD) Sumber Daya masih menyisakan kosongnya direktur definitif. Sebelumnya, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron merombak struktur badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut, baik direktur maupun komisarisnya.

Untuk sementara, Moh Fahri yang saat ini menjabat Asisten Perekonomian Setdakab Bangkalan ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur PD Sumber Daya. Fahri menggantikan Moh Kamil yang sebelumnya juga berstatus Plt direktur PD Sumber Daya.

Bacaan Lainnya

Pada posisi komisaris yang sebelumnya diduduki Qomaruddin, sekarang diganti oleh diganti oleh Zainal Alim, namun tetap berstatus sementara atau pelaksana tugas. Zainal Alim saat ini masih tercatat menjabat kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Bangkalan.

“Sementara kami menunjuk Plt pak Fahri yang tugasnya nanti mempersiapkan pengurusan yang definitif,” katanya, Selasa (29/6/2021).

Pembentukan direksi definitif, kata pria dengan sapaan Ra Latif  itu, akan dimulai dengan tahap pembentukan panitia seleksi (pansel). Tahapan itu menjadi tugas Fahri.

“Secepatnya akan kami lakukan,” jawabnya saat ditanya soal target waktu pembentukan dan pemilihan direksi definitif itu.

Perubahan manajemen tersebut, diakui Ra Latif sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja dan penyegaran direksi PD Sumber Daya. Disinggung soal perombakan itu apakah terkait kasus yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan, Ra Latif menyampaikan bahwa itu merupakan hasil evaluasinya.

“Kalau itu sudah, kami pasrahkan lah ke pihak yang berwenang menangani hukum. Ini merupakam ikhtiar kami sendiri, karena harus ada pembenahan di tubuh BUMD,” tegasnya.

Dengan rencana perombakan direksi itu, dia berharap, kinerja perusahaan milik Pemkab Bangkalan tersebut bisa maksimal dan bisa sehat. PD Sumber Daya akan lebih fokus mencari keuntungan dengan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Juga akan mendapat tambahan modal swasta relatif besar serta pengelolaannya bisa diselenggarakan secara mandiri.

Selain mengganti Direktur dan Komisaris PD Sumber Daya, Bupati Latif juga mengubah bentuk dari perusahaan daerah menjadi perseroan daerah (perseroda). Hal itu disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2007 dan Peraturan Daerah (Perda) Bangkalan Nomor 7 Tahun 2020. (ina/waw)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *