Disidak Komisi IV, RS Kusuma Hospital Bergeming Tangani Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) DIDESAK: Rombongan Komisi IV DPRD Pamekasan saat berdiskusi dengan direktur rumah sakit Asyifa, Senin (26/6/2021)

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN- Guna memastikan keterlibatan rumah sakit swasta dalam penanganan pasien terinfeksi Covid-19 di Pamekasan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dua rumah sakit, yaitu rumah sakit Asyifa dan rumah sakit Kusuma Hospital, Senin (26/7/2021)

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Khairul Umam menjelaskan, sidak tersebut dilakukan karena rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Pamekasan telah melebihi kapasitas yang disediakan. Pihaknya meminta agar rumah sakit swasta menjadi solusi di tengah kewalahannya rumah sakit rujukan dalam menangani pasien Covid-19.

Pihaknya mengkonfirmasi kesiapan dua rumah sakit tersebut dalam menyediakan ruang isolasi khusus pasien terinfeksi Covid-19. Rumah sakit Asyifa yang sebelumnya dikabarkan bersedia membuka ruang isolasi hanya sanggup menyediakan 10 persen dari total kapasitas yang ada, yaitu dua ruang isolasi dengan dua tempat tidur.

Sementara Kusuma Hospital tidak bersedia menyediakan ruang isolasi karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan sarana serta prasarana. Namun demikian, pihaknya mendesak agar pihak rumah sakit menyediakan ruang isolasi meski hanya 10 persen. Namun, pihak rumah sakit tetap mengaku tidak siap dengan kondisi rumah sakit yang telah dijelaskan.

“Kami minta agar pihak manajemen membuat surat tertulis atas ketidaksiapan mereka. Agar kami punya data mana yang siap dan mana yang tidak siap,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Kendati begitu, rumah sakit Asyifa masih mempertimbangkan teknis pemenuhan kebutuhan sarana prasarana. Pihak rumah sakit tidak ingin kebutuhan untuk ruang isolasi diklaim ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) karena pencairan dana yang kerap lama. Karena itu, pihaknya meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan agar ikut mencarikan solusi.

“Karena ini kondisinya sudah sangat genting. Kita harus bekerjasama,” pungkas ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan itu. (ali/bri)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *