Disidik Bangkalan: 199 Tidak Lolos Seleksi Sekolah Penggerak

(FOTO: KM/FAIN NADOFATUL M) SELEKSI: Disdik mulai melakukan realisasi program sekolah penggerak. Dari 320 sekolah yang mendaftar hanya 121 sekolah yang lolos administrasi.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Program sekolah penggerak di Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan sudah memasuki tahapan seleksi. Tercatat dari 320 sekolah yang mendaftar hanya 121 sekolah yang lolos administrasi. Sementara 199 sekolah dinyatakan gagal karena belum lengkap persyaratannya.

Kepala Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika melalui Kasubag Perencanaan dan Evaluasi Fitriyah mengatakan, untuk sekolah yang tidak lulus seleksi karena belum memenuhi syarat administrasi. Salah satunya umur kepala sekolah (kepsek) yang mendaftar melebihi 56 tahun serta mendekati pensiun.

“Sekarang tahap kedua yakni tes wawancara dan praktik mengajar. Pelaksanaannya mulai 5 November hingga 1 Desember,” ujarnya saat ditemui di ruangan Kantor Disdik Bangkalan, Selasa (30/11/2021).

Setelah tahapan itu, Fitri juga tidak bisa memastikan berapa sekolah yang akan dinyatakan lolos dan menjadi sekolah penggerak. Dari pendaftar 320 sekolah itu terdiri dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Sementara rinciannya untuk PAUD statusnya negeri sebanyak 2 sekolah dan swasta 37 sekolah. Untuk SD negeri 203 sekolah dan swasta 5 sekolah. Sedangkan SMP negeri 29 sekolah dan swasta 44 sekolah.

“Yang lolos dari PAUD hanya 25 sekolah, SD 73 sekolah dan SMP 23 sekolah,” jelasnya mengenai hasil seleksi administrasinya.

Dikatakan Bambang, target dari Disdik Bangkalan sendiri pada program sekolah penggerak yakni bisa memberikan contoh terhadap sekolah lainnya. Baik aspek kompetensi guru dan model pembelajarannya.

“Program ini akan mulai berlaku tahun 2022 nanti. Jadi sekolah yang nanti lolos bisa menjadi acuan bagi sekolah lain,” tutupnya.

Reporter: Fain Nadofatul M

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan