oleh

Diskan Bangkalan: Bantuan Geomembran hanya untuk Satu Poktan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Bantuan petambak garam di Bangkalan sangat terbatas. Bahkan, selama tahun 2021, dimungkinkan bantuan hanya diberikan kepada satu kelompok petani garam. Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan itu nantinya tetap akan melalui tahapan seleksi.

Salah satu petambak garam asal Desa Tajungan, Kamal, Moh Soleh mengaku, dirinya sudah beberapa tahun menjadi ketua kelompok petani belum pernah mendapatkan bantuan.

“Saya sudah sekitar 10 tahun di sini, dan belum pernah mendapatkan bantuan,” tuturnya.

Soleh yang merupakan perantau di Bangkalan, juga merasakan perhatian pemerintah masih kurang. Salah satunya, jarang adanya pembinaan dan kunjungan melihat bagaimana proses kerja petani garam.

“Kalau saja mereka melihat ke sini langsung, mereka pasti melihat banyak garam ditelantarkan,” ulasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perikanan Bangkalan Mohammad Zaini membenarkan, jika bantuan untuk petambak garam tahun 2021 memang sangat terbatas. Diketahui hanya ada satu kelompok petani garam yang akan mendapatkan bantuan.

“Iya benar, ada bantuan itu, tapi memang hanya untuk satu kelompok,” katanya.

Menurut Zaini, kelompok yang bakal mendapatkan bantuan tetap harus terdaftar dan memiliki Surat Keputusan Kemenkumham. Sebab, bantuan tersebut diberikan pada kelompok. Tidak pada perorangan.

“Nanti akan kami seleksi dan kami lihat bagaimana teknis penentuannya,” paparnya.

Bantuan tersebut diperkirakan berupa geomembran untuk petani garam yang akan segera melanjutkan produksi di musim kemarau mendatang.

“Ini seperti alas untuk mengelola garam baru,” pungkasnya. (km59/mam)

Kecamatan yang Memiliki Lahan Pembudidayaan Garam

  1. Kamal
  2. Kwanyar
  3. Klampis
  4. Sepulu
  5. Tanjung Bumi

-Dari sekian ratusan lokasi lahan garam, hanya satu kelompok yang mendapatkan bantuan geomembran.

-Penerima bantuan geomembran bakal dilakukan seleksi.

 

Komentar

News Feed