Diskan Bangkalan: Korban Bentrok antar Nelayan Tak Dapat Bantuan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERKUNJUNG: Kepala Dinas Perikanan Bangkalan saat mengunjungi kediaman korban di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN, AROSBAYA-Korban bentrok nelayan di Arosbaya belum mendapatkan perhatian serius dari bantuan langsung dari pemerintah kabupaten. Padahal korban mendapatkan luka parah dan kerusakan kapal yang cukup berat. Nelayan setempat menginginkan agar kerusakan diganti rugi. Karena bukan satu dan dua kali saja kerugian dirasakan oleh nelayan.

Berdasarkan keinginan korban Sumli dan beberapa masyarakat nelayan sekitar, ada banyak kerugian yang dirasakan oleh nelayan. Bahkan setelah bertahun-tahun tidak pernah mendapatkan ganti rugi meski puluhan kapal rusak dan ratusan jaring nelayan dihilangkan.

Bacaan Lainnya

”Kami ini sudah lama rugi, sudah banyak mengalah, tapi belum juga ada perhatian,” sebutnya.

Menurut Sumli, tidak hanya perihal bantuan untuk korban saja yang diperhatikan. Tetapi kerugian nelayan yang selama ini dirusak jaringnya oleh nelayan dari luar, juga harus menjadi atensi pemerintah.

”Jangan hanya bergerak saat sudah ada korban saja, kami sudah bertahun tahun menjadi nelayan tanpa bantuan,” paparnya.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Bangkalan Muhammad Zaini menyampaikan, tidak ada bantuan langsung yang diberikan kepada korban bentrokan nelayan. Sebab, memang tidak ada dana yang disiapkan untuk itu. Selain itu karena keterbatasan dana.

”Kalau bantuan tunai memang belum ada, karena kondisi perutnya masih aman, hanya ditabrak dan tidak banyak kerusakan “ paparnya.

Tetapi kata Zaini, beruntungnya Sumli merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga bisa mendapatkan klaim kecelakaan saat melakukan pekerjaan. Sehingga nanti kemungkinan akan dibantu proses klaimnya. Sebab, itu juga bisa meringankan beban korban dan keluarga.

”Untung saja korban sudah aktif menjadi peserta jaminan kesejahteraan sosial, jadi itu nanti akan kami klaimkan,” pungkasnya (km 59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *