oleh

Diskan Maksimalkan Evaluasi Data Perikanan

Kabarmadura.id/SAMPANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Perikanan terus menjadi tumpuan utama dalam menjalankan program pengembangan perikanan tangkap. Terbaru, Dinas Perikanan Sampang menggelar pertemuan statistik pengelolaan dan pemasaran produksi ikan sebagai kegiatan peningkatan usaha, investasi dan logistik perikanan.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sampang Umi Hanik Laila mengatakan, Dinas Perikanan terus melengkapi data statistik yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan, serta data statistik yang berkaitan dengan sosial ekonomi perikanan.

Hal itu sesuai dengan Pasal 46 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan. Pasal itu mengamanatkan bahwa pemerintah menyusun dan mengembangkan sistem informasi dan data statistik perikanan, serta menyelenggarakan pengumpulan, pengelolaan, analisis, penyimpanan, penyajian dan penyebaran data potensi, sarana dan prasarana produksi, penanganan, pengolahan, dan pemasaran ikan, serta data sosial ekonomi yang terkait dengan pelaksanaan pengelolaan sumberdaya ikan dan pengembangan sistem bisnis perikanan.

“Sehingga perlu pengembangan statistik pengelolaan dan pemasaran produk perikanan yang tidak terpisah dengan statistik perikanan tangkap dan statistik perikanan budidaya,” katanya.

“Karena merupakan data pendukung dalam rangka peningkatan angka konsumsi ikan per kapita per tahun, karena ini juga diprogramkan setiap tahunnya, mulai dari kecamatan, kabupaten, provinsi dan pasat,” timpalnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Usaha, Investasi dan logistik Perikanan, Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Sampang Isman mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapatkan data statistik terkait dengan pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan yang akurat, lengkap dan mutakhir, sehingga dalam melakukan pemantaun dan evaluasi data perikanan dapat dilakukan dengan maksimal.

“Selain itu, yang paling utama dari survei itu, untuk meningkatkan dan mengetahui sejauh mana konsumsi ikan, karena angka peningkatan konsumsi ikan merupakan program nasional, jadi kami harus mengetahui konsumsi ikan setiap tahunnya,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa ruang lingkup dari program tersebut yakni pelaku usaha di bidang perikanan, baik pedagang dengan skala mikro dan makro semua harus masuk dalam data perikanan, termasuk kegiatan yang di dalamnya ada integrasi perikanan. (awe/waw/km)

Komentar

News Feed