Diskan Sumenep Tahan Bantuan Perahu

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) LABRAK DEADLINE: Diskan sangat lambat mencairkan Perahu fiber pada masyarakat yang mendapatkan. Perahu terlihat menumpuk di Diskan Sumenep.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Bantuan perahu fiber di Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep tak kunjung disalurkan. Kendati sudah ditargetkan penyalurannya pada tahun 2020, namun sampai saat ini dibiarkan menumpuk. Kondisi tersebut memetik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep. Wakil rakyat yang duduk di parlemen itu mendesak agar bantuan perahu fiber segera direalisasikan.

“Lambatnya pencairan yang pada kolompok harus menjadi evaluasi. Sebab, melabrak deadline yang ditentukan,” kata Juhari Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Selasa (05/01/2021)

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, jika tidak segera disalurkan maka akan berdampak pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam kebutuhan untuk mencari ikan. “Melabrak deadline menjadi pekerjaan rumah (PR) besar. Hal itu bukan persoalan main-main tentu akan ditegur ketika rapat evaluasi nantinya,” tegasnya.

Dia mengaku, sangat kecewa atas kinerja OPD yang lalai dalam menjalankan program. Tentunya, ini menjadi evaluasi agar tahun 2021 tidak terulang kembali. “Jika tidak segera dicairkan nantinya akan menjadi tumpang tindih. Saat ini sudah masuk tahun 2021,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep Edie Ferrydianto mengakui, jika bantuan itu seharusnya disalurkan tahun 2020. Namun, dia beralasan tidak disalurkan tersebut karena dari kelompok belum menjemput perahu tersebut.

”Ya, belum disalurkan,” singkatnya.

Dia berjanji, dalam waktu dekat perahu fiber itu akan segera disalurkan. Sebab, saat ini sudah dikonfirmasi ulang kepada kelompok bahwa perahu sudah turun.

“Insya Allah dalam waktu dekat disalukan mas,” paparnya.

Dia menjelaskan, bantuan tersebut sistemnya dihibahkan. Sehingga, menjadi pemilik seutuhnya pada kelompok yang sudah masuk daftar penerima. Harapannya, bantuan dapat dipelihara dengan sendirinya. “Jangan sampai karena perahu dihibahkan. Sehingga, tidak dirawat dengan baik,” ucap dia.

Diketahui, bantuan perahu dianggarkan Rp190 juta yang akan dibagikan kepada 5 kecamatan dan 5 kelompok. Diantaranya, Kecamatan Pragaan Desa Pakamban Laok Kelompok KUB Barokah, Kecamatan Dungkek Desa Romben KUB Murni Jaya, Kecamatan Talango Desa Padike KUB Asepsap, Kecamatan Batu Putih Desa Sergang Pokmas Trisakti, Kecamatan Dasuk Desa Dasuk Timur KUB Tenggiri Emas. Masing-masing bantuan bervariasi ada yang mendapatkan 1,2 hingga 3 perahu. (imd/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *