Diskominfo Gandeng Tomas Bentengi Akses Informasi

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Bangkalan-Sarasehan hari kedua dalam memperingati 111 tahun hari Kebangkitan Nasional dihadiri oleh tokoh masyarakat (Tomas) yang ada di seluruh Bangkalan. Dalam peringatan tersebut, tema Bangkit Untuk Bersatu masih menjadi tema utama yang diambil oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo)  Bangkalan.

Dalam acara yang dilaksanakan Jumat (28/6) di gedung PKPN Bangkalan tersebut, dihadiri oleh langsung Pelaksana Teknis (Plt) Diskominfo Agus Zein dan Dra. Sunaryo sebagai pemateri.

Plt Diskominfo Bangkalan Agus Zain menyampaikan, pada momen hari Kebangkitan Nasional itu, pihaknya melaksanakan salah satu program yang menjadi fungsi dari keberadaan Diskominfo. Untuk itu dirinya ingin membangun membangun kerangka berpikir warga negara khususnya masyarakat Bangkalan. Sebab sekarang ini, hidup dalam kerangka keterbukaan dunia.

“Sekarang ini, kita hidup dalam keterbukaan dunia. Dimana akses informasi semakin cepat diperoleh,” jelasnya.

Dalam hal ini, Agus mengungkapkan, ingin membentengi masyarakat Bangkalan agar tidak terpengaruh oleh banyaknya informasi yang sangat terbuka. Sebab, menurutnya tidak semua informasi yang terakses bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Melalui tokoh masyarakat yang menghadiri acara tersebut, dirinya menginginkan masyarakat Bangkalan mempunyai kerangka berfikir dalam membangun Bangkalan, khususnya dalam menjaring berbagai informasi yang diperoleh.

“Sekarang ini banyak sekali informasi yang masuk di masyarakat dan itu mudah diakses. Melalui tomas, saya ingin masyarakat mempunyai bekal dalam dunia yang penuh dengan keterbukaan agar tidak termakan oleh berita-berita bohong atau hoaks,” paparnya.

Sementara itu, Sunaryo sebagai pemateri juga berharap sama dengan apa yang dikatakan oleh Agus Zein. Sunaryo mengatakan, untuk generasi tua sudah memiliki pengalaman lebih dalam menghadapi keterbukaan informasi.

Generasi tua sudahlah mengalami masa orde lama dan orde baru, sehingga harus mampu memberikan contoh pada generasi muda yang millenial.

“Generasi tua sudah mengalami masa yang panjang mulai dari orde lama hingga orde baru. Mereka harus bisa memberi contoh pada kaum muda untuk lebih mencintai bangsa dan negaranya,” katanya.

Melalui acara ini, Sunaryo berharap agar tomas di Bangkalan juga mampu memberi contoh pada pemuda dalam mencintai bangsa dan negaranya. Dengan memberikan materi kebangsaan ini, dirinya berharap tomas yang ada di Bangkalan bisa mengimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Sunaryo berharap agar para tomas ini mampu bertauladan dan tangguh sehingga jangan sampai para tokoh untuk membuat kegaduhan.

“Sejatinya persoalan wawasan kebangsaan itu keterlibatan para tokoh. Para tokoh itu seharusnya memiliki moral, berakhlak, berbudaya, berkarakter, berintegritas dan disiplin,” pungkasnya. (ina/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *