Diskop Pastikan Pelatihan Kewirausahaan untuk Pesantren Gagal Terealisasi

  • Whatsapp
(KM/Razin) PELATIHAN: Diskop memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat.

Kabarmadura.id/Sumenep– Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep menyampaikan, tahun ini nihil anggaraan pelatihan keterampilan berwirausaha. Padahal rencana sebelumnya tahun ini akan melaksanakan pelatihan yang fokus terhadap sejumlah pesantren.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Lisa Bertha Soetedjo menjelaskan, tidak terlaksananya pelatihan kewirausahaan untuk pesantren tersebut karena tidak tersedianya anggaran.

“Tahun 2020 ini ternyata dari APBD sendiri tidak menyediakan jatah anggaran untuk pengembangan keterampilan. Sehingga beberapa pelatihan yang digelar sebelumnya tidak akan dilaksanakan lagi tahun ini,” katanya, kemarin.

Menurut Bertha, pelatihan yang dimaksud seperti pelatihan mengolah hasil laut, menjahit, pertukangan, salon, mebel, sablon, catering, dan membatik. Termasuk dengan anjuran pemerintah pusat yang menyebutkan program one pesantren one produk (OPOP).

Sementara itu, untuk program Wirausaha Muda Sumenep (WMS) pengelolaannya tetap dipihakketigakan. Namun utnuk tahun ini, tidak akan ada rekrutmen baru sebaagaimana tahun-tahun sebelumnya.

“Tetap dipihakketigakan yang WMS. Tahun ini juga tidak ada perekrutan ulang seribu usaha muda, seperti tahun kemarin,” imbuhnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *