oleh

Diskop UKM Pamekasan Belum Pastikan Keberlanjutan Banpres untuk Pelaku UKM

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Pamekasan sudah mengajukan 83027 pelaku usaha untuk mendapatkan bantuan permodalan atau Banpres dari pemerintah pusat sebesar Rp2,4 juta. Namun, dari total pelaku usaha yang diusulkan, hanya ada 36 ribu pelaku UMKM yang tercover, sisanya belum ada keputusan untuk diberikan bantuan.

Menurut Pelaksana tugas (Plt.) Diskop UKM  Pamekasan, Abdul Fata, bantuan permodalan di tengah tren kenaikan angka sebaran Covid-19 masih belum jelas. Pihaknya  masih belum bisa memastikan keberlanjutan bantuan yang telah diajukan. Sebab belum ada surat resmi dari pemerintah pusat berkenaan dengan perpanjangan ataupun penyetopan Banpres.

“Kami masih belum mendapatkan informasi secara pasti, karena surat resmi dari kementerian dan Dinas Koperasi Jatim belum kami terima. Tetapi informasi yang kami peroleh, ada perpanjangan,” paparnya, Senin (9/2/2021).

Fata juga menegaskan, pelaku UKM yang diusulkan tidak dijamin mendapatkan Banpres, sebab ada kualifikasi yang menjadi persyaratan. Di antaranya, tidak sedang menikmati pinjaman perbankan.

“Tidak mungkin semuanya dapat, karena ada aturan yang wajib dipatuhi, seperti tidak sedang menikmati pinjaman perbankan. Sebab itu, kementerian mempunyai aplikasi yang secara otomatis akan menolak  i UKM yang memiliki pinjaman di perbankan,” ulasnya.

Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Rida’I, berharap kepada dinas terkait  agar bantuan untuk pelaku UMKM segera ditindaklanjuti, caranya yaitu berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk  mematikan  keberlanjutan  bantuan pada tahun 2021.

“Kami harapkan intensitas komunikasi terus terjalin dengan pemerintah pusat, khususnya mengenai program Banpres,” tukasnya. (rul/km58)

Komentar

News Feed