oleh

Diskop UM Bangkalan, Ajukan 25 ribu UMKM Terima Banpres

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Pengajuan bantuan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali dibuka oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Di mana bantuan tersebut melanjutkan program bantuan presiden (banpres) produktif atau bantuan langsung tunai (BLT).  Sedangkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan tercatat mengajukan sekitar 25.000 UMKM untuk banpres.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Bangkalan Iskandar Ahadiyat menyampaikan, bantuan itu diprioritaskan bagi pelaku usaha yang belum menerima pada tahun 2020 lalu. Sementara itu, berdasarkan hasil laporan kepada pihaknya, hanya 7.800 UMKM yang dinaungi oleh bank yang bisa mencairkan bantuan itu.

“Untuk yang tahun ini masih kami ajukan, kami prioritaskan yang belum menerima bantuan tahun 2020. Tahun lalu sebanyak 7.800 yang dapat berdasarkan laporan BRI, dari bank yang lain masih belum ada laporan ke kami,” katanya.

Lebih lanjut, dia menerangkan, pemberian bantuan tersebut merupakan program lanjutan pemerintah pusat untuk pemulihan dampak wabah Covid-19. Kendati  pihaknya sudah memastikan akan ada bantuan lagi untuk UMKM. Sebab, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan video call (vidcal) dengan pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu surat edaran untuk juknis maupun pencairannya,” ungkapnya.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian ini menambahkan, untuk nominal bantuan itu apakah sebesar Rp2,4 juta atau tidak. Yayat mengatakan, belum bisa memastikan hal tersebut. Karena surat edaran dari Kemenkop UKM dan Kemenkeu belum keluar.

“Kami juga masih menunggu itu, sepertinya tergantung dari jumlah yang mengajukan. Kalau banyak mungkin bisa jadi sedikit, kalau pelaku usaha yang menerima bisa jadi banyak,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha tahu begal Bangkalan, Puspa menyampaikan, berharap agar bantuan itu benar-benar tepat sasaran. Selain itu, berharap agar ada perbaikan sistem dalam bantuan tersebut.

“Ya saya harapannya segera cair lah, tidak lama. Semoga yang belum dapat tahun kemarin bisa diprioritaskan tahun ini,” tukasnya. (ina)

Komentar

News Feed