Diskop UM Sumenep Ancam Tolak Urusi Bantuan Presiden untuk UMKM

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) MEMBINGUNGKAN: Lantaran banyaknya pintu pengajuan banpres BLT UMKM membuat Diskop UM Sumenep berencana mengabaikan pengajuan masyarakat.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Amburadulnya data pengajuan bantuan presiden (banpres), membuat Dinas Koperasi Usaha Mikro (Diskop UM) Sumanep tidak berkutik. Data untuk bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp2.400.000

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UKM) Diskop UM SumanepLisa Bertha Soetedjo menyampaikan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang diajukan ke pemerintah pusat melalui Diskop UM Sumenep terakumulasi sekitar 91 ribu UMKM.

Bacaan Lainnya

“Masalahnya kami tidak punya data penerima secara detailyang diajukan, termasuk saat sudah mendapatkan bantuan itu, karena tidak ada pemberitahuan,” kata perempuan yang gemar bersepeda itu.

Sedangkan faktor amburadulnya data penerima bantuan itu, karena pengajuannya tidak satu pintu di Diskop UM Sumenep. Karena pengajuan juga dapat dilakukan di bank yang telah ditunjuk pemerintah. Padahal dalam aturannya, masyarakat yang mempunyai angsuran di bank tidak diperkenankan.

Sehingga pejabat yang akrab disapa Bherta itu memperkirakan, jumlah 91 ribu UMKM belum seluruhnya, karena data itu hanya yang ada di Diskop UM. Terlebih, ada juga yang mengajukan langsung secaraindividu ke kementerian.

“Makanya kami sering mendengarada yang dipotong separuh dan dijanjikan lolos. Tetapi tidak ada laporan secara serius dari masyarakat,” imbuhnya.

Jika pengajuan bantuan tidak bisa melalui satu pintu di Diskop, maka pihaknya tidak akan membuka pendaftaran, artinya akan dibiarkan dan masyarakat yang memproses sendiri.

“Kami sudah minta ini diseriusi ke Pemprov Jawa Timur. Dan jika tidak ada tanggapan dan tidak bisa satu pintu, maka kami tidak membuka pengajuan meski sudah ada intruksi,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Timur Heru Tjahjono saat dikonfirmasi Kabar Madura mengaku akan menindaklanjuti secara serius terkait usulan tersebut.

“Ya siap, akan kami cek dulu permohonannya, pasti ditindak lanjuti nanti,” ungkapnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *