Diskop UM Sumenep  bakal Benahi Koperasi Nakal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) NAKAL: Keberadaan sejumlah koperasi di Sumenep banyak yang mati suri, bahkan ada yang diduga bodong.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Keberadaan koperasi di Sumenep tidak semuanya aktif. Bahkan ada yang diduga ilegal. Berdasarkan catatan di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro  (Diskop UM) Sumenep, dari  total 1633 koperasi hanya 1.185 yang aktif. Sisanya, 448 tidak aktif atau mati suri.

Kepala Seksi (Kasi) Pendaftaran dan Legalisasi Pendirian Koperasi Diskop UM Sumenep Moh. Bahar mengutarakan, koperasi yang tidak aktif akan dilakukan pembinaan. Bahkan akan memberikan peringatan kepada koperasi nakal yang berkedok investasi ilegal.

Bacaan Lainnya

“Kami akan benahi koperasi-koperasi yang nakal. Koperasi-koperasi yang dijadikan tempat cuci uang itu justru akan merugikan,” ujarnya.

Dikatakannya, banyaknya koperasi tidak aktif karena tidak memenuhi aturan. Salah satunya, tidak memenuhi simpan pokok simpanan wajib. Untuk sasaran koperasi yang aktif saat ini tercatat di sejumlah kecamatan, seperti Pragaan, Kota dan wilayah lainnya. Sedangkankan yang tidak aktif salah satunya, di daerah kepulauan.

“Ini akan kita bereskan termasuk koperasi yang tidur. Koperasi yang mati suri segala macam ini kita mau bereskan,” tegasnya.

Bahar menambahkan, koperasi didirikan dengan tujuan menghidupkan perekonomian.Untuk itulah, koperasi disebut sebagai gerakan ekonomi rakyat yang para anggotanya merasa senasib dan sepenanggungan, serta memiliki tujuan yang sama yaitu kepentingan ekonomi.

“Jika tidak kompak satu sama lain, maka akan merugikan salah satu anggota,” tandasnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menegaskan, seharusnya pemkab membersihkan koperasi-koperasi nakal seperti koperasi rentenir serta tempat cuci uang. Membenahi koperasi nakal, seperti koperasi cuci uang. Investasi ilegal.

“Jika di Sumenep masih ada koperasi yang tidak beres maka jangan diberi ampun. Harus disikat,” tegasnya. (imd/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *