Diskop UM Sumenep Sebut Banpres UMKM Belum Efektif

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) TIDAK MAKSIMAL: Kontrol dalam mengawal bantuan atau tambahan usaha bagi UMKM masih kurang efektif

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Bantuan presiden (banpres) untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) masih belum sepenuhnya mendongkrak terhadap usahanya. Hal itu terbukti, dari hasil evaluasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Sumenep terdapat ratusan UMKM yang belum produktif.

Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Diskop UM Sumenep Lisa Bertha Soetedjo mengatakan, ada sekitar 400 UMKM yang sudah diberikan pembinaan dan memiliki produk sendiri Salah satu usaha yang dimaksud mulai dari usaha makanan, tekstil, aksesori, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dirinya berjanji, selain banpres apabila nantinya anggaran cukup maka memberikan tambahan pendanaan. Hal itu sebagai upaya agar lebih banyak UMKM yang aktif.

“Kami akan verifikasi semua biar ketahuan dampak bantuan itu. Kami punya catatan belum sampai 2 ribu UMKM yang aktif,” paparnya.

Dikatakannya, untuk validasi data UMKM yang aktif dan produktif masih terkendala dari sistem pencairan bantuan. Sebab, selama ini bantuan yang dicairkan tidak hanya melalui dinasnya.

”Banpres kan sudah 2 tahun. Yang tahun pertama atau tahun lalu itu tidak bisa terkontrol bantuan itu,” jelasnya.

Tahun ini, lanjut dia, bantuan itu sudah disalurkan kepada para pelaku usaha. Namun dari sekian penerima masih banyak yang tidak melaporkan pada instansinya.

”Kami tidak diberi tahu. Ada sih yang melaporkan tapi tidak semuanya. Hanya sebagian” paparnya.

Dikatakan  Bertha, dari hasil pendataan yang sudah dilakukan dinanyas, dari 28.242 UMKM terdapat 1.681 yang aktif dan ada 400 untuk produk-produknya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *