oleh

Diskoperindag Sampang Khawatir Ada Pembahasan Ulang Penataan Pasar Margalela

KABARMADURA.ID, SAMPANG  – Rencana penataan ulang Pasar Margalela di Jalan Syamsul Arifin, Sampang terhenti. Hingga saat ini, tidak ada kelanjutan rencana relokasi pedagang dari Pasar Srimangunan.

Padahal, sebelumnya sudah dilakukan pembentukan tim khusus dalam proses penataan ulang. Sehingga, sempat ada upaya pengosongan total pedagang di Pasar Margalela. Hanya saja, belum ada perkembangan dari rencana tersebut.

Ainul Yakin, (46) salah satu pedagang di Pasar Margalela mengaku belum ada perubahan mengenai penanganan Pasar Margalela. Sehingga pedagang masih berjualan secara normal, meski sebelumnya disarankan semua pedagang mengosongkan pasar.

“Tidak ada perkembangan sampai saat ini. Masih belum ada relokasi dan perencanaan lain. Kami tetap, beraktifitas seperti biasanya,” ujarnya, Rabu (24/3/2021).

Dia mengaku beruntung sempat ada upaya lobi dari paguyuban Pasar Margalela. Sehingga pedagang masih diizinkan berjualan. Jika tidak, maka nasib pedagang terbengkalai. Sebab terbukti, alasan penataan ulang tidak segera terselesaikan.

“Jika saat itu kami tidak berusaha melobi. Kemungkinan kami tidak bisa berjualan. Sedangkan, penataan ulang yang direncanakan tidak segera dilakukan. Maka kami akan semakin lama tidak berjualan,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, pedagang lama di Margalela harapannya tetap berjualan di lokasi yang sama. Terutama, usai penataan ulang. Sebab, mencari lokasi lain tidak memungkinkan. Selain harus mencari pelanggan baru dan tidak menutup kemungkinan harus menyediakan uang sewa lokasi kembali.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Sampang mengatakan, Suhartini Kaptiati mengaku konsep Margalela memang sudah siap. Pihaknya mengaku, untuk sementara masih menunggu perintah lanjutan dari Bupati.

“Kami sudah diperintah melakukan penataan ulang. Sudah Kami siapkan untuk ditata ulang. Soal eksekusinya, kami masih menunggu bupati,” responnya.

Dia memastikan, jika penataan ulang akan dilakukan tahun ini. Hanya saja,  belum bisa memberikan keterangan rinci. Sebab, dikhawatirkan akan membahas perencanaan penataan ulang yang sudah dilakukan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. (man/ito)

 

Komentar

News Feed