Disnak Bangkalan Hanya Mampu Bina 8 Poktan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH SA'ED) TERNAK: Meski di tengah wabah,  seorang warga tetap aktif beternak, tampak sedang mengeluarkan hewan ternak miliknya untuk digembala.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Penyebaran wabah Covid-19 berdampak terhadap sejumlah sektor, salah satunya peternakan hewan. Sebelum wabah, Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan bisa membina 15 kelompok tani (poktan), namun tahun ini menyusut drastis, yakni hanya mampu 8 poktan.

Kepala Disnak Bangkalan Ahmad Hafid menuturkan, pada  tahun ini pihaknya berencana membina 15 sampai 20 poktan. Hal itu menyesuaikan dengan tahun sebelumnya, atau sesuai target sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Lantaran adanya Covid-19, target untuk pembinaan menurun tidak seperti tahun sebelumnya,” ucapnya, Selasa(5/5/2020).

Namun karena adanya berbagai faktor, terutama dampak wabah Covid-19. Sehingga jumlah binaan poktan terpaksa dipangkas. Saat ini, hanya bisa tujuh sampai delapan poktan yang dibina.

Pembinaan yang digelar oleh disnak terhadap poktan, lebih kepada peternakan hewan ternak serta olahan produk dari hasil peternakan. Dikatakannya, banyak poktan yang mengharapakan hal tersebut namun lantaran anggran terpotong sehingga menjadi kendala dalam pembinaan.

Hafid berharap dengan adanya musibah seperti ini semoga ada nilai berkahnya. Untuk para poktan diharapkan tetap sabar menghadapi musibah seperti saat ini.

“Meski dalam kondisi wabah semoga masyarakat tetap aktif untuk berternak,” jelasnya.

Terpisah, salah satu warga yang aktif merawat hewan ternaknya, Hanafi Ali Waffa berharap mendapatkan pembinaan dari dinas terkait.  Pada tahun sebelumnya, pernah diberikan arahan untuk memelihara hewan ternak dengan baik.

Namun di tengah wabah Covid-19, dia berharap agar disnak bisa memberikan solusi terbaik, diantaranya bisa membuat program konsultasi lewat online

“Dulu sebelum adanya Covid-19 sering diberikan arahan namun sekarang arahan tersebut sudah menurun,” curhatnya. (sae/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *