oleh

Disnakertrans Pamekasan Enggan Mendata Serapan Tenaga Kerja

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Lantaran tidak adanya regulasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pamekasan tidak pernah mandata penyerapan tenaga kerja di wilayahnya. Akibatnya, sampai saat ini tidak diketahui jumlah tenaga kerja yang terdeteksi sudah bekerja atau berpindah kerja.

Kepala Disnakertrans Pamekasan Arif Handayani mengaku, penyerapan tenaga kerja memang tidak diketahui oleh piaknya. Bahkan, Arif juga tidak mengetahui jumlah tenaga kerja yang sudah atau belum bekerja. Sebab menurutnya, jika tidak ada perintah atau regulasi yang mengatur, tidak perlu dilakukan oleh dinasnya.

Selain itu, juga tidak ada ternaga kerja yang datang ke kantornya untuk melaporkan statusnya. Sehingga dua hal itu dianggap cukup untuk mendasari pihaknya untuk tidak perlu mendata status dan jumlah tenaga kerja di Pamekasan.

“Tidak ada laporan, Tidak ada yang ke sini, seandainya dinas dilibatkan dalam hal persyaratan, wong tidak ada persyaratan dari dinas.Saya tidak tahu, seandainya ada ketentuan setiap yang sudah diterima bekerja ada rekom dari dinas, mungkin saya bisa menghitung,” ungkapnya, Senin (15/4)

Soal tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri, pihaknya mengkonfirmasi bisa mengetahui jumlahnya. Sebab, mereka yang akan berangkat, harus mengajukan permohonan rekomendasi ke Disnakertrans Pamekasan. Namun, jumlahnya  hanya 40 orang, sebab yang dapat terdeteksi hanya TKI yang bekerja di luar negeri sesuai dengan ketentuan alias legal.

“2019 sudah lebih 40 orang  yang berangkat secara resmi, yang melalui rekom, ada yang tidak melalui rekom, ada yang melalui LP3 TKI,” paparnya.

Menurutnya, penyebab masih banyaknya masyarakat Pamekasan yang bekerja di luar negeri, karena kurangnya ketersediaan lahan pekerjaan dan memang karena kebiasaan para pendahulunya yang sudah gemar bekerja di luar negeri.

“Karena lahan di sini tidak ada dan sejarah menunjukkan nenek moyangnya sudah banyak yang bekerja di sana,” pungkasnya. (km47/waw)

Komentar

News Feed