oleh

Disomasi Terkait Hoaks Virus Corona, Dinkes Datangi Rumah Laili

Kabarmadura.id/Sampang-Usai dilayangkan surat somasi dugaan pencemaran nama baik, perwakilan Dinas Kesehatan dan RSUD Muhammad Zyn Sampang, mendatangi langsung keluarga Laili Nadhifatul Fikriyah di Dusun Pesanggrahan, Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben.

Surat somasi yang dilayangkan ke Dinkes melalui LPBH NU Sampang tersebut, lantaran beredarnya hoaks di RSUD Sampang, yang menyebut telah menerima pasien terjangkit virus corona. Hal itu  membuat pihak keluarga Laili merasa dirugikan.

Menanggapi surat somasi tersebut, Plt Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi dan Direktur RSUD Muhammad Zyn beserta petugas lainnya mendatangi keluarga laili untuk menyampaikanpermohonan maaf terkait beredarnya isu hoaks yang berawal dari percakapan grup WhatsApp Farmasi RSUD Sampang tersebut.

Pihaknya berharap, kehadirannya ke keluarga Laili dapat memulihkan kembali nama baiknya, sehingga bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.

“Kami dari Dinkes dan RSUD ke rumah Laili ini untuk menyampaikan permohonan maaf atas isu hoaks corona yang beredar di media sosial,” katanya. Minggu (16/2/2020).

Selain itu, ia mengatakan, Laili saat ini dalam kondisi sehat, hal itu dipastikan bebas dari virus corona.

Sementara itu Laili Nadhifatul Fikriyah mengaku dari pihak keluarga sudah berlapang dada menerima permintaan maaf dari Dinkes maupun RSUD Sampang. Bahkan hal itu sudah memenuhi dalam unsur dari isi somasi.

“Dengan beredarnya isu hoaks corona sudah klir, sudah saling memaafkan satu sama lainnya, dan pihak RSUD sudah menjelaskan semua kronologi hingga munculnya berita hoaks corona kepada kami,” imbuhnya.

Laili juga meminta kepada oknum yang sudah menyebarkan isu hoaks tersebut untuk tidak melakukan tindakan yang serupa, karena hal itu menyangkut nama baik orang lain

“Bagi oknum yang terlibat dalam hal itu agar lebih bijak memfilter informasi yang hendak dipublikasikan,” tuturnya.

Selain itu, Laili juga menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH) NU Sampang yang telah memberikan pendampingan hukum. Karena somasi sudah terpenuhi, maka hal tersebut sudah cukup dan tidak akan berlanjut ke jalur  hukum.

“Saya berterimakasih pada LPBH NU, karena sudah mendampingi kami, dan saya harap hal ini sudah cukup, karena tuntutan somasi sudah terpenuhi,” tutupnya. (mal/waw)

 

Komentar

News Feed