oleh

Disparbud Pamekasan Gelar Diklat Tata Kelola Destinasi Wisata

Disparbud Sasar Potensi Desa Wisata

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pamekasan, terus bergerak meningkatkan kualitas destinasi wisata di wilayah setempat. Setelah beberapa waktu lalu menggelar pelatihan kepada seluruh pelaku wisata, kali ini instansi yang dinakhodai Achmad Sjaifuddin itu, kembali menggelar Diklat Tata Kelola Destinasi wisata pada pelaku wisata di wilayah setempat.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dipusatkan di Hotel Cahaya Berlian, Senin (29/4) itu, bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih luas pada pelaku wisata di Pamekasan, khususnya destinasi wisata berbasis desa.

Kepala Disparibud Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, saat ini pariwisata sudah mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.  Melalui kegiatan tersebut, para pelaku pariwisata di Kabupaten Pamekasan diharapkan bisa mempunyai bekal wawasan, untuk kemudian bisa meningkatkan kualitas tata kelola destinasi wisata yang lebih professional.

“Tentunya kegiatan ini akan kami fasilitasi para pelaku wisata di Pamekasan dengan cara melakukan learning by doing terhadap destinasi wisata di luar,” ujar Achmad Sjaifuddin. Senin (29/4).

Selain dibekali pendidikan dan pelatihan dengan mendatangkan dua pemateri kondang, yakni Andi Yuwono selaku Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia, serta Arif selaku perwakilan dari Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies. Pelaku usaha di Pamekasan juga akan belajar langsung ke salah satu desa wisata di Jawa Tengah.

“Dengan learning by doing itu itu nantinya, pelaku wisata kita bisa menggali inspirasi untuk dapat meniru konsep pariwisata yang ada diluar yang sudah maju,” sambung dia.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Pamekasan Andik Fadjar Tjahyono mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Disparibud dalam memfasilitasi pelaku wisata agar terus berkembang dan maju

Menurutnya, Pemkab Pamekasan sangat menginginkan sektor dan potensi pariwisata yang melimpah, bisa segera dikembangkan dengan professional. Harapannya, selain untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor wisata juga diharapkan bisa menjadi barometer untuk menumbuhkan perekenomian berbasis kerakyatan.

“Potensi wisata di Pamekasan sangat banyak. Tinggal nanti bagaimana kita kembangkan, sehingga dampak positifnya bagi perekonomian masyarakat lebih maksimal,” tandasnya. (pin)

Komentar

News Feed