Disparbudpora Anggarkan Rp750 Juta untuk Perbaikan Stadion

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Razin) AMBRUK: Kondisi tribun bagian depan sebelah barat Stadion A Yani Sumenep.

Kabarmadura.id/Sumenep-Rencana renovasi dan perawatan Stadion A Yani oleh Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep masih belum dipastikan kapan pengerjaannya. Padahal, pada awal musim lalu, stadion satu-satunya milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tersebut tribun bagian depannya ambruk, karena kurang perawatan.

Kepala Disparbudpora Sumenep Bambang Irianto menjelaskan, memang tahun ini meskipun tidak ada dana perawatan seperti tahun-tahun sebelumnya, akan dianggarkan Rp750 juta untuk perencanaan renovasi di bagian tribun penonton. Pihaknya juga mendengar bahwa kondisi terkini stadion tersebut mulai ambrol di bagian depan tribun.

Bacaan Lainnya

“Sampai saat ini untuk renovasi masih tahap perencanaan. Perbaikan tahun ini, rencananya juga langsung diperbaiki, tetapi kan tidak secepat itu. Harus dilelang terlebih dahulu kan, harus tender dulu. Karena anggaraan besar,” katanya, Senin (4/5/2020).

Sehingga untuk pengerjaannya, pihaknya masih belum bisa memastikan terkait waktu pengerjaannya. Tetapi untuk sementara waktu jika ada pertandingan atau kompetisi bisa dilangsungkan terlebih dahulu, tetapi tentunya sambil lalu menunggu pengerjaan hendaknya elemen yang terlibat untuk lebih berhati-hati jika berada di area stadion tersebut.

Bambang juga menyampaikan, selama ini pihaknya bukan tidak peka terhadap kondisi tersebut, sehingga tahun ini sebenarnya pihaknya mengajukan sekitar Rp3 miliar untuk perbaikan stadion. Namun hanya disetujui Rp750 juta, termasuk anggaraan perawatannya.

“Tidak ada memang dana perawatan selama ini. Tetapi ada perencanaan banggar kemarin pernah diajukan tetapi masih disetujui seperti itu. Kami sempat mengajukan tetapi masih belum ada perkembangan,” imbuhnya.

Menyikapi itu, Wakil Ketua Komisi lV DPRD Sumenep, Siti Hosna menyampaikan, ke depan pihaknya akan mengupayakan anggaran untuk stadion yang saat ini mulai aktif digunakan. Pihaknya juga mengakui, kondisi stadion tersebut memprihatinkan, apalagi jika digunakan laga nasional.

“Kan termasuk nilai jual juga itu kan. Banyak pemain dari luar yang datang ke sini, apalagi kelihatannya memang sering dipakai. Maka memang idealnya ada tim keamanan dan kenyamanan, artinya tidak hanya perawatan tetapi ada petugas kebersihan juga,” tanggapnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *