oleh

Disparbudpora Kabupaten Sumenep Sebut Menjelang Akhir Tahun, Dana Cabor Baru Terealisasi 50 Persen

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Jelang akhir tahun, realisasi anggaran untuk cabang olahraga (cabor) masih minim. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Subiyakto, Senin (1/12/2020).

Menurutnya tahun ini, anggaran untuk pengembangan prestasi cabor sebesar Rp2 miliar. Namun realisasinya, baru separuh atau sebesar Rp1 miliar. “Kalau dana cabor tidak terkena pangkas, artinya tetap, tapi untuk pencairannya memang masih sekitar 50 persen,” ujarnya.

Dia menjelaskan, yang menjadi penyebabnya yakni lambatnya dana tersebut pada proses pelaporan belanja di termin pertama, atau surat pertanggung jawaban (SPJ) dari cabor belum disetor ke instansinya. Padahal SPJ tersebut, menjadi syarat untuk proses pencairan di termin kedua.

“Harus tuntas terlebih dahulu belanja termin pertama, kurang lebih 21 cabor baru separuh cabor yang sudah menyelesaikan SPJ-nya. Ini yang menghambat lambatnya pencairan. Kami tidak mungkin melakukan pencairan, apabila belum menyetor SPJ-nya. Karena, jika tidak seperti itu, maka otomatis disepelekan nanti, kami yang berbahaya ketika diaudit,” jelasnya.

Subiyakto mengaku, sering menyampaikan kepada sejumlah cabor agar segera menuntaskan laporan SPJ. Sebab jika tidak, maka otomatis akan berdampak pada belanja anggaran tersebut. “Ini yang kami khawatirkan, intinya kami menunggu SPJ dulu untuk mencairkan sisa anggaran untuk cabor tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Siti Hosna mengatakan, untuk aktivitas olahraga memang harus benar-benar dimaksimalkan. Sebab, kegiatan tersebut menjadi salah satu promotor untuk mengenalkan Sumenep di tingkat nasional hingga internasional. “Kroscek terus, panggil para koordinatornya agar apa yang menjadi kendalanya, bisa dicarikan solusinya,” responnya. (ara/ito)

Komentar

News Feed