Disparbudpora Sumenep Bentuk Tim TACB untuk Mengkaji Cagar Budaya

  • Whatsapp
(FOTO:,KM/Razin) MEGAH-Masyarakat di daerah kota Sumenep mulai berlalu lalang menuju Masjid Jami' untuk melaksanakan ibadah shalat.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Untuk menemukan dan merawat cagar budaya, Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep membentuk tim ahli cagar budaya (TACB). Bahkan, tahun ini ada tambahan cagar budaya.

Kadisparbudpora Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto mengatakan pembentukan tim TACB  guna memberikan kepedulian terhadap cagar budaya yang ada di daerah. Menurutnya, tim tersebut sangat ahli dan kompeten di bidangnya.

Bacaan Lainnya

“Ada dari kalangan akademisi, kalau Ketua TACB dari Disparbudpora memang ahli budaya dan ahli sejarah,” katanya, Selasa (17/11/2020).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep itu, menegaskan kinerja yang solid mampu memberikan hasil yang cukup memuaskan. Mengingat mengkaji situs bersejarah, hingga menjadi cagar budaya itu tidak semudah membolak-balikkan telapak tangan.

“Butuh kajian, butuh literasi dari berbagai sumber, agar menemukan kevalidan, tidak hanya asal-asalan, maka dari itu memang ada tim teknisnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TACB Tadjul Arifien menyebutkan, tahun ini sudah ada sekitar enam cagar budaya yang direkomendasikan dan mendapatkan persetujuan dari bupati. Cagar budaya tersebut di antaranya Komplek Keraton, Masjid Jami’ dan Benteng Kalimo’ok Kalianget.

Kemudian, Asta Pangeran Lor dan Wetan, Asta Panembahan Blingi Sapudi, dan Kawasan Kota Tua Kalianget. Menurutnya, rekomendasi tersebut berdasarkan pengkajian, kevalidan dari referensi literatur yang memang jelas.

“Bukan berdasarkan wawancara, karena nanti katanya ke katanya, saya banyak referensi buku-buku sejarah Sumenep itu, maka kami pelajari dari sana, sehingga ada beberapa rekomendasi tahun ini,” paparnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan terus menelaah berbagai situs yang ada. Sehingga, jika ada yang sudah sesuai ketentuan, maka tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan cagar budaya. (ara/ito/*)

Komplek Keraton Sumenep Ditetapkan 28 April 2017

Masjid Jami’ Sumenep Ditetapkan 31 Mei 2018

Benteng Kalimo’ok Kalianget Ditetapkan 02 Juli 2018

Asta Pangeran Lor dan Wetan 05 Maret 2020

Asta Panembahan Blingi Sepudi 30 Maret 2020

Kawasan Kota Tua Kalianget 2 Juli 2020

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *