oleh

Disparbudpora Wacanakan Pembangunan Khusus Peninggalan Sejarah

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) mewacanakan pembangunan peningggalan sejarah di Kabupaten Sumenep. Sebab, banyak peninggalan sejarah yang masih belum tercover di museum dan masih banyak peninggalan sejarah yang tidak terarsip secara khusus. Misalnya, baju raja-raja Sumenep dan perlengakapan alat keraton lainnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparbudpora Kabupaten Sumenep Roby Firmansyah mengutarakan, wacana itu akan ditindaklanjuti dengan pengajuan secara langsung kepada Bupati Sumenep Abuya Busyro karim.

“Wacana ini akan diseriusi nantinya, walaupun saat ini memang masih sebatas wacana,” katanya, Kamis (5/12/2019).

Dijelaskan, ada banyak hal menarik sepanjang sejarah Sumenep. Hal-hal yang bagus dalam sejarah itu bisa terungkap bukan hanya dari publikasi foto, melainkan juga dari barang asli yang bisa dipajang di satu tempat misalnya. Barang kuno yang berkaitan dengan ibadat, pekerjaan pengabaran, dan sejarah yang ditinggalkan lainnya.

“Maka, kita perlu melestarikan barang-barang peningalan sejarah dan menggali masa lalu kita,” ujarnya.

Dia menambahkan, wacana itu akan terus dilakukan. Jika sudah disetujui, maka, akan diusulkan anggaran yang tepat untuk pembangunan itu. Minimalnya sebnlai Rp5 miliar atau lebih.

“Kami akan terus berjuang untuk melakukan pengajuan pembangunan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep mengutarakan, semua peninggalan sejarah Sumenep wajib diarsip atau diadakan tempat khusus. Sebab, hal tersebut merupakan hal penting untuk diketahui para pemuda selanjutnya. Selain itu juga mendukung keberadaan cagar budaya di Sumenep

“Agar Sumenep diakui kabupaten lainnya, serta dapat diakui di kancah internasional,” pungkasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed