oleh

Disparibud Pamekasan Canangkan Integrasi Pariwisata

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Pada tahun 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayan (Disparibud) Pamekasan mencanangkan 2 program pariwisata, yakni Madura Exotic Carnival dan Ekowisata Mangrove.

Kepala Disparibud Pamekasan, Ahmad menyatakan akan ada 2 strategi yang akan dilakukan  oleh pihaknya agar wisatawan dari luar bisa tertarik untuk berwisata ke Kabupaten Pamekasan. Yang pertama adalah menata dan mengembangkan destinasi wisata yang sudah ada di Pamekasan. Adapun yang kedua adalah memperkaya even seni budaya.

Ia menyebutkan, mengenai rangkaiannya akan ada integrasi wisata salah satunya adalah Madura Expose Sape Sono’ dan Batik (exotik) Carnival yang akan digelar nanti pada bulan Oktober 2019 bersmaan dengan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan.

Sedangkan ekowisata mangrove nanti akan menjadi rangkaian integrasi wisata dengan pantai wisata Jumiyang dan Talang Siring.

“Untuk yang Lembung itu akan menjadi konsep integrasi wisata. Jadi nanti akan dihubungkan Lembung-Jumiyang-Talang Siring. Nanti akan ada wisata perahu, bisa memakai speedboard, ada touring perahu dan sebagainya,”katanya.

Adapun anggaran yang disediakan untuk Madura Exotic Carnival yaitu Rp75-100 juta. Untuk Ekowisata Mangrov Lembung sekitar 500 juta.

Ahmad mengkalim pada tahun 2018 lalu pihaknya melampaui target PAD yang dibebankan Pemkab Pamekasan. Untuk diketahui, target PAD Pariwisata tahun 2018 adalah Rp20 juta, sementara pihaknya berhasil menyetorkan PAD sebesar Rp50 juta. Sementara pada  tahun 2019 ini, Disparibud diharapkan dapat menyumbang APBD sebesar Rp50 juta. (km47/pai)

Komentar

News Feed