oleh

Dispendukcapil Bangkalan Anggarkan Rp190 Juta untuk Program Cetak KIA

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Realisasi program kartu identitas anak (KIA) di Bangkalan bisa dibilang cukup lambat. Hal itu terbukti saat ini masih ada sekitar 22 persen blanko yang tercetak.

Kondisi lambatnya program KIA diakui oleh Kepala Seksi (Kasi) Identitas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Agus Suharyono. Menurutnya lambatnya program KIA karena berbagai macam faktor, salah satunya yakni persiapan untuk program tersebut.

Meski katanya, kini permintaan KIA cenderung meningkat dibandingkan tahun lalu khususnya pada balita di bawah lima tahun. Pencetakan blanko KIA masih sebesar 22,49 persen dari jumlah anak yang ada di Bangkalan sejak pertama kali launching tahun 2020 lalu hingga bulan ini.

“Kalau skala nasional kami sudah mencapai 38 persen dari target. Sebab mengadopsikan program KIA ini Bangkalan tergolong telat,” katanya, Senin (4/5/2021).

Berbagai upaya tengah dilakukannya agar capaian cetak blanko KIA sesuai target. Agus menjelaskan, mulai dari jemput bola ke sekolah-sekolah hingga kini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah. Sehingga, ketika ada anak yang baru lahir sudah memiliki data di Dispendukcapil meski belum ada foto sebagai identitas pengenal wajah.

“Semua sekolah sudah kami datangi mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Yang terbaru kami bekerja sama dengan Dinkes untuk bisa mendapatkan KIA gratis,” jelasnya.

Tahun ini, Agus menerangkan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan blanko sebesar Rp190 juta. Di mana alokasi itu cukup bisa membeli blanko sebanyak sekitar 40 ribu keping. Dari pengalokasian blanko itu, dia menargetkan bisa memenuhi kebutuhan dalam program tersebut.

“Kemarin masih ada sisa, jadi kami buat untuk cetak KIA sampai bulan ini. Untuk blanko baru bisa dipakai mulai bulan depan karena baru selesai lelang,” ungkapnya. (ina/mam)

Jumlah wajib  KIA ada 200.847 anak di Bangkalan

Tahun 2019 yang sudah memiliki KIA 826 anak.

Tahun 2020 yang sudah memiliki KIA 21.156 anak.

Tahun 2021 yang sudah memiliki KIA 24.099 anak.

Total dari target anak di Bangkakan maaih 22.94 persen

Komentar

News Feed