Dispendukcapil Janjikan Tahun Depan Bisa Cetak KTP di Kecamatan

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep telah menghapus program surat kuasa dalam melakukan pengurusan administrasi kependudukan. Hal itu dilakukan untuk memberantas pemungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh calo.

Sayangnya, kebijakan tersebut tidak sepenuhnya mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat. Salah seorang warga menyampaikan kekesalannya lantaran dirinya harus mengurus sendiri ke Dispendukcapil.

“Ya merasa ribet saja mas, harus mengurus ke sini sendiri, mending saya bayar saja,” kata Subairi.

Kepala Dispendukcapil melalui kepala bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Kabupaten Sumenep Wahasah mengaku tidak mempermasalahkan jika memang ada warga yang keberatan terhadap program tersebut.

“Tetapi kita harus tegas, karena memang itu bertujuan untuk validitas pengurusan identitas,” katanya.

Perempuan itu menambahkan, penghapusan itu bertujuan agar masyarakat lebih mandiri dan terhindar dari calo yang biasa mengambil kesempatan, bahkan menjadikannya sebagai salah satu lahan penghasilan.

“Harus yang se-KK yang boleh ngurus. Karena takut nanti disalahgunakan oleh pihak tertentu, makanya tanggal 12 bulan ini program surat kuasa itu resmi dihapus,” imbuhnya.

Selain itu untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus identitasnya, tahun depan pihaknya akan menganggarkan percetakan di setiap kecamatan yang ada di Sumenep. Maka dengan itu, harapannya masyarakat akan lebih efisien waktu.

“Di setiap UPT akan kami siapkan nanti, masyarakat mau cetak KK, KTP, Akta langsung di kecamatan masing-masing,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *