Dispendukcapil Sampang Wacanakan KIA Jadi Persyaratan Pembuatan e-KTP

  • Whatsapp
KM/SUBHAN TAMBAHKAN: Dispendukcapil Sampang mewacanakan KIA menjadi persyaratan tambahan pembuatan e-KTP.

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang, mewacanakan Kartu Identitas Anak (KIA) menjadi salah satu persyaratan pembuatan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP). Hal itu bertujuan agar pembutaan dokumen kependudukan lebih mudah dan akurat.

Hal itu, disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subinto. Menurutnya, persyaratan tambahan dalam permohonan e-KTP itu, akan diberlakukan ketika nantinya usia di bawah 17 tahun sudah memiliki KIA.

Namun saat ini, KIA masih baru, sehingga masih fokus pada pemerataan kepemilikian kartu anak itu. Identitas yang tercantum dalam KIA tersebut diklaim sangat lengkap, meliputi akta kelahiran, nama Kepala Keluarga (KK), nomor KK.

“Sekarang ini, bagaimana semua penduduk dapat memiliki identitas semua, makanya yang di bawah 17 tahun diwajibkan memiliki KIA, sehingga data lebih valid dan lengkap,” ungkap Edi Subinto, kemarin (24/11/2019)

Edi (sapaan akrabnya) membeberkan, hingga kini jumlah pendaftar KIA per tanggal 21 November, masih tercatat sebanyak 7.016 anak, dari total usia penduduk di bawah 17 tahun yang wajib memiliki KIA di atas 200 ribu jiwa.

“Tahun ini, kami hanya menyediakan blanko KIA sebanyak 27 ribu, ini berdasarkan kemampuan pemerintah daerah, maka harus dilakukan secara bertahap,” terangnya.

Sambung dia, KIA sebagai persyaratan e-KTP tersebut nantinya akan dicantumkan dalam Peraturan Bupati (Perbub). Namun pihaknya belum bisa memastikan target realisasi wacana tersebut, sebab pihaknya saat ini masih fokus terhadap pemerataan kepemilikan KIA di Kota Bahari.

Lanjut Edi, pada tahun 2020 nanti, target pembuatan KIA di Sampang menacapai 50.000 jiwa. Saat ini, pihaknya mengaku sudah melakukan upaya jemput bola kepada setiap lembaga agar anak-anak lebih semangat untuk membuat KIA.

“Prinsipnya, kami akan terus maksimalkan pelayanan pembuatan KIA, sehingga wacana sebagai persyarakatan e-KTP bisa segera terealisasi,” tutupnya. (sub/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *