Disperinaker Berharap Ada Paguyuban IKM

  • Whatsapp
BINAAN: Produk lokal asli Madura binaan Disperinaker Bangkalan.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan memilik 127 produk agro dari hasil pertanian masyarakat. Di antara jumlah produk tersebut, ada produk unggulan dalam bidang pengolahan makanan  masih memiliki keunggulan dan kompeten dalam pengolahan ikan dan makanan tradisional.

Produk yang yang menjadi binaan Disperinaker Bangkalan tersebut sampai saat ini belum berkembang. Buktinya, sampai saat ini belum tidak ada tindak lanjut karena setiap produk belum memiliki label dari Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM).

Kepala Seksi Pemberdayaan Industri Agro Disperinaker Bangkalan R Siswanto menyebutkan, pihaknya memfokuskan terhadap pembinaan ke setiap kecamatan dalam kelompok yang melakukan pengolahan. Pihaknya juga memberikan sosialisasi ke setiap kecamatan yang memiliki pengolahan tersebut. Namun nyatanya sosialisasi tersebut belum menemukan hasil maksimal .

“Jika kita menilai dari sosialisasi tersebut masyarakat, banyak yang tidak sadar dengan apa yang berada di sekitarnya,” terangnya, Selasa (3/2/2020).

Wewenang Disperinaker dalam hal ini mencari produk atau potensi yang berada di setiap kecamatan untuk dikembangkan dan dibina.

Kepala Disperinaker Bangkalan Tamar Djaja mengatakan, mengenai binaan produk industri tersebut harus terus berkmbang dan bisa lebih maju di banding sebelumnya.

“Saya berharap setiap usaha kecil bisa dikumpulkan menjadi satu, kemudian dijadikan paguyuban agar industri kecil menengah (IKM) bisa lebih maju dan lebih berkembang,” terangnya

Ia kembali menambahkan, jika semua pelaku usaha kecil bisa terkumpul dan membuat paguyuban maka akan lebih berkembang ke depannya.

“Ketika pengusaha kecil sudah berkembang, maka itu salah satu lambang kemajuan masyarakat serta kabupaten Bangkalan,” terangnya. (km50/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *