oleh

Disperindag Bangkalan Stop Anggaran Rehab dan Revitalisasi Pasar

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Anggaran rehab dan revitalisasi pasar di Kabupaten Bangkalan dihentikan. Meski para pedagang setiap harinya tetap menyetor retribusi. Namun Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan, memastikan tidak ada proggram rehab pasar karena terkendala wabah Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Disdag Bangkalan Sutanto mengakui, program rehab dan revitalisasi pasar tahun ini tidak dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Pihaknya lebih memprioritaskan anggaran selain kegiatan fisik.

“Untuk APBD tahun 2021 tidak ada rehab maupun revitalisasi pasar,” katanya, Kamis (4/3/2021).

Alasannya, dia mengungkapkan, tidak adanya program rehab dan revitalisasi pasar pada plafon anggaran di APBD tersebut karena terkendala adanya wabah Covid-19. Namun, dia menerangkan, pembangunan fisik pasar selain dari anggaran tersebut dia memprediksi ada. Seperti, pembangunan kelanjutan pembangunan Pasar Tanah Merah. Di mana pasar tersebut mendapatkan bantuan keuangan (BK) untuk melakukan kegiatan fisik.

“Masih belum, mudah-mudahan dalam 1 atau 2 bulan ini dapat dari sumber dana yang lain,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Persatuan Pedagang (Persada) Pasar Tanah Merah Elhak Lukman mengungkapkan, pasca relokasi pedagang karena kegiatan fisik itu, hingga sekarang para pedagang belum bisa menempati kios baru itu.

Dia juga menyampaikan, belum mengetahui pasti kapan bisa ditempati dan kapan selesainya. Saat ini, katanya, para pedagang masih bertahan menempati lapak yang berada di pasar sapi yang lokasi di area Pasar Tanah Merah.

“Kenapa belum bisa ditempati dan kapan dilanjutkannya pembangunan itu saya kurang tau juga. Tapi yang pasti kondisi pedagang masih berjualan di pasar sapi daerah Petrah,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed