oleh

Disperindag Belum Komunikasi dengan Pabrikan Tembakau

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Nasib petani tembakau untuk musim tanam 2019 belum jelas. Pasalnya sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum melakukan komunikasi dengan pihak pabrikan.

Hal tersebut diakui oleh Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemitrologian Dinas Perindustrian dan Perdaganagan (Disperindag) Pamekasan, Imam Hidajad. Ia menyampaikan, sampai saat ini masih belum ada komunikasi dengan pihak pabrikan. Dirinya berjanji akan segera melaksanakan komunikasi pada akhir bulan Maret atau di awal bulan April 2019.

“Kita akan rapat untuk penentuan Break Even Point (BEP)-nya dengan pihak pabrikan, kelompok tani, dan instansi terkait. Bahkan Jika berkenan Komisi II DPRD Pamekasan” ucapnya, kemarin (18/3).

Dijelaskan, ketika BEP sudah ditetapkan, baru akan komunikasi dengan pabrikan tentang rencana dana serapan.

“Intinya kita harus menunggu rapat penentuan BEP, baru kita bahas lahan areal tanam dan lain-lain. Terkait produksi dan sebagainya,” paparnya.

Imam juga mengutarakan, Badan meteorologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, awal Mei sudah masuk musim kemarau. Tentunya masyarakat sudah mulai melakukan penananman daun emas itu.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengatakan, akan segera menindaklanjuti melalui  rapat kerja komisi II, dan selanjutnya akan mengundang pihak pabrikan.

“Dinas terkait segera melakukan kordinasi dengan pihak pabrikan karena itu menyangkut proses dari musim tanam sampai panen nanti serta untuk kebutuhan tembakau itu sendiri,” tukasnya.

Politisi PKS itu mengakui, mayoritas  masyarakat Pamekasan masih didominasi para petani tembakau. Oleh karena itu, kesejahteraan mereka masih ditentukan oleh banyaknya penghasilan daun tembakau.

“Mari sama sama memperhatikan para petani, semoga petani di tahun ini dapat meraup hasil yang cukup maksimal,” pungkasnya. (km45/pai)

Komentar

News Feed