Disperindag Belum Mampu Berantas Rokok Ilegal

  • Whatsapp
KM/IMAM MAHDI-TANPA CUKAI: Kasi Pengawasan Barang Beredar dan Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Pamekasan, Nurul Hidayati saat menunjukkan rokok ilegal.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Peredaran rokok ilegal di Pamekasan terus meningkat. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan diminta lebih maksimal mengawasi dan memberi pembinaan.

Informasi yang dihimpun Harian Pagi Kabar Madura, di tahun 2018, ditemukan 90 merek rokok ilegal, di antaranya, rokok Aswad, MD Mild, Subur, AA Mild, PJ, Bintang Empat, Alami, Seribu Satu, Cahaya Rembulan, Gro Exclusive, Surya Gudang Alam, Surya Putra, Surya Max, Grand Max, XL Mild, Surya Guna, Euro Gold (putih), New Filter, Biyola, Roman, Turbo Premium, dan Euro Bold (hitam).

Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Barang Beredar dan Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Pamekasan Nurul Hidayati mengutarakan, sebagian besar rokok ilegal tersebut beredar di pelosok desa.

“Di tahun 2019 kami langsung ke daerah utara khususnya Kecamatan Waru. Hasilnya masih sedikit, yakni, jenis rokok L4 Bold dengan AMD,” ungkapnya, Kamis (14/3)

Dijelaskan, Disperindag hanya melakukan pengawasan dan memberikan pemahaman. Sementara penindakan terhadap rokok ilegal kewenangan Dirjen Bea Cukai. Pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan pihak Dirjen Bea Cukai untuk menekan peredaran rokok tersebut.

“Maraknya peredaran rokok ilegal karena permintaan masyarakat juga tinggi. Sedangkan pengusaha rokok enggan mengurus izin produksi karena membutuhkan biaya yang cukup besar,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Apik mengatakan, pemerintah kabupaten (pemkab) setempat harus juga bertanggung jawab menertibkan perusahaan-perusahaan yang memproduksi rokok ilegal. Perusahaan juga harus diberi pembinaan secara berkelanjutan tentang aturan memproduksi rokok berikut sanksi bagi yang melanggar.

“Pembinaan dan pengawasan harua terus digenjot,” pungkasnya. (km45/rei)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *