oleh

Disperindag Janjikan Segera Operasikan Pasar Pakong

Kabarmadura.id/Pamekasan-Lebih dari 3 tahun bangunan baru Pasar Pakong berdiri, namun hingga kini tidak kunjung dioperasikan. Kekurangan kios masih menjadi dalih Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, untuk tidak mengoperasikan pasar yang pernah terbakar pada 2014 lalu itu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Disperindag Pamekasan, kebutuhan kios pedagang di pasar yang kembali dibangun pada 2015 lalu itu, mencapai 700 kios. Sementara, saat ini Disperindag hanya mampu membangun 400 kios.

Kendati demikian, Kepala Disperindag Pamekasan Bambang Edy Suprapto menyatakan, meski masih mengalami kekurangan kios, pihaknya berencana akan mengoperasikan bangunan yang mulai tidak terurus itu dalam waktu dekat.

Meski dinilai beresiko lantaran kekurangan kios nyaris mencapai 50 persen dari kebutuhan. Namun pihaknya akan tetap mengoperasikan bangunan tersebut, agar kios yang ada bisa ditempati dan mendapat perawatan.

Bambang juga  menyampaikan, pihaknya akan menganggarkan pembangunan 300 kios baru untuk memenuhi kekurangan kios di pasar tersebut. Namun demikian, pihaknya meminta agar pedagang untuk bersabar.

“Kita upayakan pembangunan (tahap kedua, red), karena belum ada anggarannya, tapi kita upayakan,” ungkapnya, Rabu (8/1/2020).

Sementara itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ahmadi, mendesak agar pengeoperasian Pasar Pakong segera dilakukan. Hal itu bertujuan agar bangunan yang berdiri bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Hal ini perlu dilakukan upaya langkah konkrit agar pembangunan yang sudah dikerjakan segera dinikmati masyarakat dan mempunyai asas manfaat yang jelas,” paparnya. (rul/pin)

 

Komentar

News Feed