Disperindag Mempekerjakan 10 Pengawas selama 30 Hari untuk Pantau Transaksi Pembelian Tembakau

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) BUKA GUDANG: Disperindag Pamekasan hanya mempekerjakan tim pengawas pembelian tembakau selama 30 hari. 

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan mencatat 8 pabrikan besar sudah membuka gudang untuk melakukan pembelian tembakau. Setiap transaksi di setiap gudang diawasi oleh 10 pengawas untuk 30 hari kerja.

 Kepala Disperindag Pamekasan Ahmad Sjaifuddin, melalui Kepala bidang (Kabid) Perlindungan Konsumen Imam Hidajad mengungkapkan, hasil koordinasi dan konfirmasi dengan 8 pabrikan besar yaitu menyatakan pembukaan gudang untuk pembelian tembakau dan siap melakukan transaksi. Hanya tersisa 1 pabrikan yang dari awal memang menyatakan tidak bersedia melakukan pembelian tembakau. 

Bacaan Lainnya

“Bisa dikatakan semua pabrikan sudah buka semua,” paparnya, Minggu (5/9/2021). 

Dijelaskannya, pembelian hasil panen tembakau petani sudah dalam kurun waktu satu pekan terakhir berangsur merangkak naik. Bahkan, bisa disimpulkan sebagian melebihi break even point (BEP) atau titik impas  yang sudah diputuskan.

“Beberapa hari terakhir harga sudah mulai merangkak naik. Kalau yang sudah dipanen awal, memang kualitas tembakaunya kurang bagus. Karena kemarin terdampak hujan,” tuturnya. 

Sementara itu, tim pengawas yang telah dibentuk sebanyak 10 orang. Pengawas tersebut berasal dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Asosiasi Petani, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Polres, dan instansi terkait. Setiap pengawas memperoleh pembayaran Rp50 ribu dalam setiap harinya. 

“Jadi apabila ada laporan pelanggaran, yang mengeksekusi dari pengawas,” tukasnya. (rul/maf

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *