oleh

Disperindag Pamekasan Bakal Sita Hand Sanitizer Tanpa Label

Kabarmadura.id/Pamekasan-Semenjak Covid-19 mewabah di Indonesia, stok masker dan hand sanitizer di pasaran mengalami kelangkaan. Kondisi tersebut ternyata dimanfaatkan sejumlah pihak untuk mengedarkan hand sanitizer buatan sendiri yang tidak diketahui kandungan di dalamnya, karena tidak dicantumkan dalam kemasan.

Handsanitizer tersebut tersedia dalam kemasan tanpa adanya identitas produksi dan izin dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Produk tersebut mudah didapat di beberapa daerah di luar Pamekasan melalui media sosial grup jual beli dan aplikasi Whatsapp.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Bambang Edi Suprapto mengatakan bahwa produk tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena dalam kemasannya tidak ada identitas produksi dan tidak adanya izin edar dari Kemenkes.

“Kami mengimbau kepada untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap barang yang kualitasnya tidak terjamin dan belum tentu sesuai dengan yang dibutuhkan,” ucapnya.

Bambang berjanji menindaklanjuti dengan memantau secara langsung ke lokasi-lokasi, seperti pasar dan toko yang memperjualbelikan hand sanitizer. Dirinya juga akan bertindak tegas dengan menyita hand sanitizer yang diperjualbelikan tanpa label resmi.

“Besok (hari ini) tim Disperindag biar jalan ke toko atau pasar yang dimungkinkan ada yang jual, kalau tidak ada label resmi, perlu disita untuk keamanan bersama, biar tidak ada yang menyalahgunakan kesempatan yang tidak seharusnya,” pungkasnya. (km53/waw)

 

Komentar

News Feed