Disperindag Pamekasan Klaim Stok Beras Aman meski Harga Naik

News87 views

 KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Ketersediaan beras di Pamekasan diklaim masih aman meski mengalami kenaikan harga. Secara nasional, stok sisa beras masih sekitar 1,5 juta ton. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Siti Salehah Yuliati Amin, Senin (4/8/2023). 

Dikatakan Lis, sapaan akrabnya, kenaikan harga beras terjadi lantaran beberapa faktor. Salah satunya adalah penurunan produksi yang dipicu terjadinya elnino dan adanya bantuan nontunai. Kendati harganya mengalami kenaikan, Lis memastikan tidak akan terjadi kelangkaan beras. 

“Naiknya harga beras ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di beberapa negara juga. Tapi tidak usah khawatir, stok beras aman. Di Indonesia, sisa 1,5 juta ton,” ungkapnya.

Lis mengatakan, prediksi kenaikan harga beras ini tidak bisa diprediksi sampai kapan. Namun yang pasti, harga beras ini akan segera kembali normal. Menurutnya, Disperindag akan melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap kenaikan harga beras ini. Seperti dengan berkoordinasi bersama Bulog setempat, operasi pasar, dan kegiatan lainnya yang bisa menekan harga beras. 

Baca Juga:  Ketua DPRD Sampang: Usulan Pj Bupati Harus Kental Pertimbangan Politik

“Selama ini tidak ditemukan toko ataupun pasar yang menjual beras dengan kenaikan harga yang di luar batas. Kenaikannya masih terbilang normal,” tambahnya. 

Dia juga menyebutkan bahwa bukan hanya ketersediaan beras yang aman, melainkan stok bahan pokok lainnya juga terbilang aman. 

Salah seorang warga asal Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Ahmad Hasan, berharap kenaikan harga ini bisa segera teratasi, sebab sangat memberatkan masyarakat. Sebelumnya, harga beras premium yang dibelinya tidak sampai Rp300 ribu per 25 kilogram, namun  dalam beberapa pekan terakhir, harganya menyentuh Rp300 ribu ke atas. 

“Sekarang bisa Rp300 ribu lebih. Sebelumnya hanya dua ratus sekian. Semoga kenaikan harga ini bisa segera teratasi,” harapnya, Senin (4/9/2023).

Sementara salah seorang penjual beras di toko kelontong Dwiki Hendrawan mengatakan, kenaikan harga beras ini terjadi sejak akhir Agustus. Masyarakat yang menjadi langganannya komplain atas kenaikan harga tersebut. Kendati demikian, kondisi ini tidak memengaruhi jumlah pelanggan, lantaran kenaikan harga beras ini terjadi secara menyeluruh. 

Baca Juga:  Hari Santri Nasional 2023, PCNU Sumenep Selamatkan Lingkungan dengan Tanam 100 Pohon

“Tentu mereka mengeluh dengan harga beras yang naik. Tapi mau gimana lagi, sudah adanya seperti ini. kami jualnya Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram,” ujarnya, Senin (4/9/2023). 

Bulan Beras premium Beras medium
Januari  Rp 13.250 Rp 10.500 
Februari  Rp 13.250 Rp 11.125
Maret  Rp 12.750 Rp 10.625
April  Rp 12.750 Rp 10/625
Mei  Rp 12.750 Rp 10 625
Juni  Rp 12.750 Rp 10.625
Juli  Rp 12.750 Rp 10. 625 
Agustus  Rp 13.250 Rp 11.375 
September (4/8/2023) Rp 13.750  Rp 11.650 

Sumber: siskaperbapo 

Daftar Harga Beras Sepanjang 2023 di Pamekasan (Per Kilogram)

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *