oleh

Disperindag Pesimis PAD Pasar Tradisional Bisa Capai Target Rp2,5 M

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep mengaku target pendapatan asli daerah  (PAD) di triwulan pertama tidak tercapai. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Ardiansyah Ali Sochibi menyampaikan, untuk tahap pertama sebenarnya pendapatan PAD tidak terdampak Covid-19. Karena dari bulan Januari sampai bulan Maret kondisi pasar masih stabil.

“Saat ini tidak mencapai target di triwulan pertama ini. Ya langkahnya kami akan membuat pemetaan per bulan, akan dibentuk diagram sehingga naik turunnya pendapatan bisa terlihat melalui itu. Dan ke depannya kita akan benahi,” imbuhnya.

Ia mengakui, pihaknya tidak memiliki data yang valid terkait PAD dari pasar yang bisa diakses secara luas. Rekapitulasi terhadap PAD dari pasar tersebut masih belum ada, sehingga tidak bisa dipastikan berapa penurunan atau kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tetapi memang kami tidak mempunyai data akumulasi terkait PAD tersebut. Maka untuk selanjutnya kami akan membuat catatan berupa perbandingan antara pendapatan tahun 2019 dan tahun ini,” katanya, kemarin.

Sehingga dari perbandingan pendapatan itu dapat melahirkan evaluasi untuk ke depannya sehingga bisa mencarikan solusi dan menemukan di bagian atau pasar yang mana yang menjadi kendala sehingga tidak mencapai target PAD.

Ardi menambahkan, sementara untuk target PAD pasar tahun ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu sekitar Rp2,5 miliar. Dan sampai saat ini pihaknya pesimis untuk mencapai target tersebut, karena memang banyak pasar yang kurang produktif, baik diakibatkan oleh transisi pembangunan seperti di Pasar Lenteng, Manding, dan Ganding, maupun karena terdampak Covid-19.

Namun demikian, pihaknya tetap berharap agar masyarakat terutama pedagang tetap konsisten dalam membayar pajak atau setoran. Selain itu dengan dibangunnya kembali beberapa pasar juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendongkrak PAD pasar tradisional. (ara/pai)

 

Komentar

News Feed