oleh

Disperindag Sumenep Harus Berbenah untuk Mengurus Sektor Parkir

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari perolehan retribusi parkir pasar, wajib dimaksimalkan. Salah satunya, dengan menggunakan Portal Parkir. Pengadaan tersebut, sangat efektif untuk dilakukan. Hal ini diungkapkan, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, Kamis (19/11/2020).

Menurutnya, pengadaan portal parkir utamanya di Pasar Anom, cukup penting. Sebab, penggunaan sistem manual tidak begitu efektif. “Kami mendesak pemkab melakukan pembaruan pengelolaan parkir,” ujarnya.

Dia menegaskan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berbenah dan mempersiapkan portal parkir. Menurutnya, sebisa mungkin harus ada satu pintu penagihan. Yakni, dengan sistem E-parkir. Dia mencontohkan seperti di RSUD menggunakan satu pintu.

“Kami berharap Disperindag mengajukan anggaran untuk pengadaan alat portal parkir. Sehingga, kebocoran dan ketertiban tidak terjadi. Ini harus segera dilakukan. Masak Pasar Anom yang megah itu harus kocar-kacir,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisperindag Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra mengaku, memang merencanakan pengadaan portal parkir. Menurutnya, program pengadaan itu, akan dikerjasamakan dengan pihak swasta. Seperti di RSUD Sumenep.

“Saat ini sudah dilakukan perencanaan. Insyaallah tahun depan untuk realisasinya,” paparnya.

Dia menegaskan, selama ini pengelolaan parkir di Pasar Anom Baru, berjalan maksimal. Setiap tahun, lahan parkir tersebut selalu menyumbang pemasukan PAD. Menurut dia, untuk menerapkan portal parkir butuh persiapan matang dan perlu ditopang dengan peralatan memadai.

“Jika sistem tersebut diterapkan, otomatis akan ada pengurangan jumlah petugas atau juru parkir (jukir) yang bertugas di sana. Tetapi, kebocoran pasti tidak akan terjadi,” tukasnya.  (imd/ito)

 

 

Komentar

News Feed