Disperindag Sumenep masih Gamang Tentukan Konsep KIHT

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) ISTIKHARAH DULU: KIHT rencananya bakal dibangun antara Kecamatan Guluk-Guluk dan Pasongsongan, tetapi masih banyak pertimbangan, termasuk ketersediaan lahan. 

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan membangun gedung untuk kawasan industri hasil tembakau (KIHT). Anggaran yang disiapkan Rp10 miliar dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2021. Namun konsep dan tempat masih belum ditetapkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Agus Eka Hariyadi menjelaskan, KIHT rencananya bakal dibangun antara Kecamatan Guluk-Guluk dan Kecamatan Pasongsongan, tetapi masih banyak pertimbangan, termasuk ketersediaan lahan. 

“Kebutuhan lahan kan pembangunan fisik, butuh sekitar 2 hektar. Berarti harus mencari dulu untuk dibebaskan, saat ini masih proses perencanaan,” katanya, Kamis (1/7/2021).

Perencanaan yang dimaksud, mulai dari tahap studi kelayakan (feasibility study). Studi kelayakan berupa penelitian tentang layak tidaknya suatu proyek atau kawasan dibangun dan bisa mencapai tingkat keberhasilan atau tidak. 

Di dalam studi kelayakan ini akan ditinjau setidaknya tiga aspek atau target urgen yang harus tercapai. Mulai kadar manfaat ekonomis proyek tersebut, manfaat proyek itu bagi pembangunan negara atau disebut manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terakhir manfaat atau timbal balik pembangunan KIHT bagi lingkungan sekitar. 

“Pembangunan itu masih belum jelas formatnya bagaimana seperti apa, apalagi dana itu tidak harus habis atau selesai tahun ini,” terang Agus.

Jika studi kelayakan menunjukkan hasil positif, perencanaan pembangunan ini juga masih perlu masterplan dan detail engineering design (DED). Setelah itu, masih akan dilakukan kajian lingkungan.

Dia melanjutkan, jika KIHT tidak selesai tahun ini, akan dilanjutkan tahun berikutnya. KIHT ini akan berbentuk kawasan khusus. Usaha-usaha rokok lokal akan disatukan di tempat itu sebagaimana salah satu tujuan adanya bantuan tersebut ialah memberantas produksi rokok ilegal. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *