Disperindagprin Kabupaten Sampang Janji Akan Perbaiki Pengelolaan Pasar Margalela

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) SEPI: Pengelolaan pasar Margalela di Kabupaten Sampang  masih belum jelas, padahal pembangunannya menghabiskan puluhan miliar.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Pengelolaan Pasar Margalela perlu dipertanyakan. Pasalnya, anggaran untuk pembangunan pasar tersebut cukup fantastis. Puluhan miliar uang rakyat dihabiskan untuk pembangunannya.

Hanya saja, keberadaan pasar tersebut belum menjadi prioritas masyarakat yang akan berbelanja maupun membuka akses lapak di lokasi tersebut. Artinya, ketersediaannya masih belum diminati oleh pedagang dan pembeli.

Bacaan Lainnya

Fakta di lapangan, hingga saat ini semua kios dan los yang dibangun sejak beberapa tahun lalu mayoritas kosong. Bahkan, beberapa pemilik usaha yang sempat berjualan harus pindah, lantaran sepi pembeli. Beberapa pedagang kaki lima (PKL), hanya berjualan di trotoar setiap hari.

Sedangkan, pedagang di dalam pasar banyak yang sudah pindah ke lokasi lain, meski keberadaan pasar diresmikan sejak tahun 2018 lalu. “Dulu, hampir semua kios sudah ada yang menyewa. Bahkan sempat terjadi rebutan. Namun, setelah diresmikan tidak ada pengunjung,” kata salah satu pedagang di Pasar Margalela yang enggan namanya dikorankan, Kamis (07/01/2021).

Menurutnya, beberapa kios sudah berjualan pada awal-awal pasar diresmikan. Namun pengunjung tidak bertambah. Sehingga banyak pedagang yang memilih pindah. Jika pengunjung sepi,  akan berdampak buruk terhadap perekonomian pedagang, lantaran mengalami kerugian.

“Ya karena tidak ada pembeli setiap harinya. Sementara waktu persewaan kios terus berjalan,” tuturnya sembari enggan menyebutkan nominal persewaan kios tersebut.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagprin) Kabupaten Sampang, Abd. Hannan mengaku semua kios hampir ada penyewanya. Pihaknya berjanji, akan kembali memperbaiki sistem pengelolaan pasar. Sehingga semakin diminati oleh pengunjung. “Memang tidak seramai pasar lain. Tapi kami akan lakukan perbaikan,” janjinya. (man/ito)g

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *