Dispertahorbun Bangkalan Diminta Pertahankan Target Hasil Panen Padi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) PANEN: Para petani sedang membabat padinya yang telah siap dipanen

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Memasuki musim hujan disertai cuaca ekstrim, Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Moh. Muhni mengingatkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertahorbun) menjaga target hasil panen padi. Sedangkan, berdasarkan data dari Dispertahorbun, target panen padi tahun 2020 mengalami surplus 93,974 ton.

Berdasarkan ketersediaan pangan, luas panen padi di Bangkalan mulai 1 Januari hingga 30 September ada 50.362 hektar. Produksinya sejak tanggal itu sudah sekitar 166.622 ton beras. Untuk konsumsi perbulannya sebesar 8.072 ton dengan konsumsi mulai Januari hingga 31 September 72.648 ton. Sehingga, ketersediaan surplus 93.974 ton.

Bacaan Lainnya

“Dari Dinas Pertanian kami minta upayakan produksi padi ini tetap stabil dan meningkat di cuaca ekstrim ini,” ujarnya.

Saat ini Muhni mengaku sedang menunggu hasil laporan panen padi dari Dispertahorbun. Katanya, harus ada kenaikan hingga 23 persen. Pihaknya, juga meminta segera ada antisipasi dari dinas terkait untuk mencegah adanya penurunan target hasil panen padi.

“Kami belum menerima laporannya untuk tahun ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbag Perencanaan dan Evaluasi Dispertahorbun Bangkalan Chk Karyadinata menyampaikan, tahun 2020 rekap yang telah dilakukannya sampai 31 September ada surplus 93 ton. Sementara itu, pencapaian atau target luas tanam dan panen padi tahun 2020 sudah melebih target.

Rinciannya, dari target panen sebanyak 41,207 hektar sudah mencapai 50,362 atau 122 persen. Sedangkan, pada tanam padi dengan target 42,924 hektar sudah mencapai 51,675 atau 120 persen.

“Sampai 30 September 2020, yang belum panen hanya 1.313 ha. Jadi sudah memasuki masa akhir dari panen yang ada. Bulan Oktober 2020 sudah mulai masuk masa tanam baru,” tuturnya.

Meski memasuki musim penghujan, dia menerangkan, pengaruhnya terhadap panen tidak banyak. Sebab, sebagian besar sudah panen dan saat ini sudah menyambut musim tanam. Untuk itu, pihaknya telah melakukan beberapa pemetaan.

Antara lain, target sasaran tanam sudah ditetapkan per-kecamatan hingga perdesa. Begitu juga dia berjanji, akan melakukan percepatan penyelesaian kartu tani dan sosialisasi penebusan pupuk bersubsidi.

“Kami juga siap melakukan pendampingan persiapan tanam,” tandasnya. (ina/mam)

Data produksi padi :

  1. Luas panen 1 Januari – 30 September 2020 sebesar 50.362 ha
  2. Produksi 1 Januari – 30 September 2020 sebanyak 166.622 ton beras
  3. Konsumsi perbulan beras 8.072 ton
  4. Konsumsi 1 Januari – 31 September 2020 sebanyak 72.648 ton
  5. Ketersediaan beras, surplus 93.974 ton beras

 

Pencapaian luas tanam dan panen padi sampai dengan 30 September 2020 :

  1. Panen, realisasi 50,362 atau 122,22 persen dari target 41,207 hektar
  2. Tanam, realisasi 51,675 atau 120,39 persen dari target 42,924 hektar

 

Sumber: Dispertahorbun Bangkalan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *