Dispertahortbun Sumenep Proaktif dalam Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

  • Whatsapp
LUAR BIASA: Dispertahortbun Sumenep mendukung pelaksanaan gerakan diversifikasi pangan lokal dan gelar pangan murah berkualitas oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Provinsi Jawa Timur (Jatim).

KABARMADURA.ID | SUMENEP – Kinerja Dinas Pertanian Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep sudah selayaknya mendapat apresiasi. Sebab, kabupaten paling ujung timur itu dijadikan tempat kegiatan pelaksanaan diversifikasi pangan lokal dan gelar pangan murah berkualitas oleh  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi  Jawa Timur (Jatim).

Kepala Dispertahortbun Sumenep Arif Firmanto mengaku sangat bangga atas pelaksanaan diversifikasi pangan lokal dan gelar pangan murah berkualitas di Kecamatan Lenteng. Termasuk pelaksanaan panen raya jagung di Desa Gadu Barat Kecamatan Ganding.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, pemanfaatan pangan lokal secara masif dinilai mampu memberikan kontribusi positif untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional utamanya di Jawa Timur, khususnya Sumenep. 

Menurut Arif, gerakan itu sekaligus mengajak masyarakat untuk mengubah pola konsumsi agar tidak tergantung pada satu komoditas saja. Melalui kegiatan tersebut masyarakat diajak untuk mengenal dan memahami manfaat pangan lokal yang sangat beragam dan sangat berpotensi dijadikan sumber karbohidrat non beras.

”Dispertahortbun juga bisa menjadi solusi, termasuk dalam menghadapi Covid-19,” katanya, Rabu (29/9/2021).

Dia menegaskan, gerakan diversifikasi pangan lokal bertujuan untuk mengantisipasi krisis pangan global dan ancaman kekeringan, menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif, melalui kecukupan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman.

“Sasaran utamanya yakni, menurunkan ketergantungan akan konsumsi beras, meningkatkan konsumsi pangan lokal non beras atau sumber karbohidrat lainnya, menumbuhkan UMKM pangan sebagai penyedia pangan lokal, dan salah satu cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.

Masih menurut Arif, selain kegiatan gerakan diversifikasi pangan lokal dan gelar pangan murah berkualitas, dilanjutkan dengan kegiatan panen jagung nusantara. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan dan mengoptimalkan produksi dalam negeri, guna memenuhi kebutuhan bahan pakan ternak dalam negeri secara mandiri yang dilaksanakan di Desa Gadu Kecamatan Ganding Sumenep.

“Semoga para petani di Jawa Timur Sumenep makmur atas berkat program yang ada,” jelasnya.

Diketahui,  pelaksanaan pangan tersebut dilombakan dengan diikuti 18 kecamatan. Pemenangnya yakni, juara I di Kecamatan Manding, juara II di Kecamatan Ganding, dan juara III di Kecamatan Dasuk. Sedangkan juara favorit Kecamatan Lenteng.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *